Quavo Rilis Album QRÖMELIFE, Pharrell Jadi Produser Eksekutif
Baca dalam 60 detik
- Quavo merilis album QRÖMELIFE berisi 14 trek dengan Pharrell Williams sebagai produser eksekutif.
- Album ini menampilkan kolaborasi dengan Offset, A$AP Rocky, Future, Lil Baby, Tyler, The Creator, Yung Miami, Justin Timberlake, dan T.I.
- Peluncuran album ini juga menandai persiapan reuni Migos untuk proyek terakhir yang akan menyertakan vokal anumerta Takeoff.

Rapper asal Atlanta, Quavo, resmi merilis album terbarunya bertajuk QRÖMELIFE pada Jumat (21/3). Album ini menjadi proyek solo keduanya setelah Quavo Huncho (2018) dan digarap dengan Pharrell Williams sebagai produser eksekutif. Sebanyak 14 trek terangkum dalam album yang menandai babak baru dalam karier Quavo.
QRÖMELIFE bukan sekadar album biasa. Pharrell Williams, yang juga dikenal sebagai produser dan musisi papan atas, dipercaya mengarahkan keseluruhan visi musikal album. Kolaborasi ini menghasilkan perpaduan antara gaya melodik khas Quavo, nuansa Atlanta yang telah ia populerkan, serta eksperimen musikal yang matang. Proses penggarapan album memakan waktu lebih dari 18 bulan, dengan sesi rekaman yang berlangsung di berbagai lokasi, mulai dari kantor pusat Louis Vuitton di Paris hingga kapal pesiar di Miami.
Daftar kolaborator dalam album ini terbilang mewah. Offset, A$AP Rocky, Future, Lil Baby, Tyler, The Creator, Yung Miami, Justin Timberlake, dan T.I. turut ambil bagian. Kehadiran mereka memperkuat posisi QRÖMELIFE sebagai salah satu rilisan hip-hop paling dinanti tahun ini. Beberapa trek yang menonjol antara lain "Baby Breath" yang menampilkan Pharrell, Tyler the Creator, dan A$AP Rocky, serta "House Music" bersama Justin Timberlake.
Peluncuran QRÖMELIFE dilakukan dengan strategi promosi berlapis. Single pertama, "HAAVIN", diperkenalkan di Paris melalui debutnya di peragaan busana Louis Vuitton Spring-Summer 2027 Men's Show milik Pharrell. Setelah itu, Quavo merilis "Trance", lalu membawakan "Backwards" yang menampilkan T.I. secara live di acara WWE Sunday Night Main Event. Pendekatan ini menunjukkan upaya Quavo untuk menyatukan musik dengan budaya pop dan fashion.
"Kami akan kembali. Kami akan melakukannya sekali lagi. Long live the Rocket. Akan ada tur. Kami akan melakukannya dengan benar," ujar Quavo kepada DJ Greg Street dari V-103.
Album ini juga menjadi penanda penting dalam perjalanan Migos. Setelah bertahun-tahun spekulasi, Quavo mengonfirmasi bahwa ia dan Offset akan bersatu kembali untuk proyek grup terakhir yang akan menyertakan vokal anumerta dari Takeoff, yang meninggal pada 2022 di usia 28 tahun. Dalam wawancara dengan Nessa dari Hot 97, Quavo menegaskan bahwa proyek tersebut akan menghormati Takeoff dengan sebaik mungkin. "Kami ingin memastikan kami menghormatinya dan memiliki alat yang tepat untuk membuat musik terdengar orisinal seolah-olah dia masih di sini," katanya. Ia menambahkan, "Kami berutang kepada penggemar setidaknya musiknya. Apa yang sedang dia kerjakan dan apa yang masih kami miliki. Warisannya harus terus berlanjut."
Rencana reuni Migos ini akan menjadi rilisan pertama grup sejak Culture III (2021). Tur juga sedang dalam pipeline. Bagi industri musik Indonesia, langkah Quavo dan Migos menunjukkan bagaimana warisan musik dapat dijaga melalui kolaborasi lintas generasi dan teknologi, sekaligus memberi pelajaran tentang pentingnya menghormati karya mendiang anggota grup. Di sisi lain, pasar musik Indonesia yang besar untuk hip-hop dan R&B bisa menjadi lahan subur bagi kolaborasi internasional semacam ini, meski tantangan utama tetap pada distribusi dan promosi yang efektif.
Ke depan, apakah QRÖMELIFE akan mampu menyamai kesuksesan komersial album-album Migos, atau justru menjadi fondasi bagi era baru Quavo sebagai solois mapan? Yang jelas, dengan dukungan Pharrell dan deretan bintang, album ini telah mencuri perhatian sebelum even resmi dirilis. Kita tunggu saja bagaimana respons pasar dan penggemar dalam beberapa pekan mendatang.



