ASN Kemenekraf Wafat Usai Ikut Pelatihan Komcad, Kementerian Janji Kawal Hak Korban
Baca dalam 60 detik
- Vanreko Varkas Bagaskara, ASN Kementerian Ekraf berusia 28 tahun, meninggal dunia saat mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) ASN Gelombang II.
- Kementerian Ekraf menyatakan duka cita dan berkomitmen memastikan hak administrasi almarhum serta keluarganya terpenuhi, sambil berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan.
- Insiden ini memunculkan pertanyaan tentang standar keselamatan dan prosedur kesehatan dalam program pembinaan komponen cadangan bagi ASN.

Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Vanreko Varkas Bagaskara, Aparatur Sipil Negara (ASN) berusia 28 tahun, yang wafat ketika menjalani pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) ASN Gelombang II. Kabar duka itu disampaikan melalui akun Instagram resmi Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya pada Senin (28/9).
Dalam pernyataannya, Teuku Riefky menyebut almarhum sebagai pribadi yang tekun dan berdedikasi. "Kami kehilangan Vanreko, sosok baik hati dan tekun yang telah membawa kontribusi terbaik selama menjadi ASN Kementerian Ekraf," tulisnya. Pihak kementerian juga menyatakan akan terus memantau perkembangan pegawai lain yang mengikuti rangkaian Komcad.
Teuku Riefky menambahkan bahwa kementerian telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan mendampingi keluarga almarhum sejak menerima kabar sakit hingga prosesi pemakaman. "Kami juga memastikan pengurusan administrasi dan hak-hak mendiang Vanreko serta keluarga yang ditinggalkan terpenuhi," ujarnya. Ia juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Unggahan di Instagram menunjukkan jajaran Kementerian Ekraf yang dipimpin langsung Teuku Riefky hadir di RSPAD Gatot Soebroto untuk menyampaikan belasungkawa kepada orang tua dan keluarga almarhum. Kementerian juga memberikan penghormatan atas pengabdian Vanreko selama menjadi ASN.
Kementerian Ekraf menegaskan bahwa keikutsertaan almarhum merupakan bagian dari proses penyiapan Komponen Cadangan yang dilaksanakan secara nasional. Selama kegiatan berlangsung, kementerian mengaku terus memantau dan melakukan kunjungan sebagai bentuk pendampingan terhadap pegawai yang mengikuti program tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya Vanreko. Kementerian Ekraf menyatakan akan menghormati proses yang berjalan dan kewenangan pihak terkait dalam menyampaikan informasi resmi.
Insiden ini menyoroti pentingnya aspek keselamatan dan kesehatan dalam program pelatihan Komcad bagi ASN. Program yang melibatkan aktivitas fisik berat itu menuntut kesiapan fisik dan pengawasan medis yang ketat. Publik menanti evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.
Kementerian Pertahanan sebagai penanggung jawab program Komcad diharapkan memberikan penjelasan transparan mengenai prosedur dan standar operasional yang berlaku. Selain itu, perlu ada mekanisme pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat sebelum dan selama pelatihan.
Kasus ini juga menjadi peringatan bagi instansi lain yang mengirimkan pegawainya untuk mengikuti program serupa. Kesejahteraan dan keselamatan peserta harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar kewajiban administratif.
Ke depan, publik akan mencermati langkah konkret pemerintah dalam mengevaluasi program Komcad, terutama terkait perlindungan bagi peserta. Apakah akan ada perubahan regulasi atau peningkatan standar keselamatan? Waktu yang akan menjawab, tetapi tuntutan akan akuntabilitas semakin menguat.



