Bergson Da Silva Serukan Persatuan Harimau Malaya Jelang Duel Kontra Indonesia di SUGBK
Baca dalam 60 detik
- Bergson da Silva menegaskan Malaysia siap mental menghadapi Indonesia di GBK pada matchday kedua Grup A.
- Kemenangan 3-0 atas Bangladesh dan 2-0 Indonesia atas Singapura membuat kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin.
- Striker naturalisasi itu menekankan kolektivitas sebagai kunci untuk meredam tekanan suporter tuan rumah.

Timnas Malaysia menegaskan kesiapan mental mereka menjelang pertemuan krusial dengan Indonesia pada lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/09/2026). Penyerang naturalisasi Harimau Malaya, Bergson da Silva, menyatakan timnya tidak akan gentar menghadapi tekanan dari tuan rumah.
Pemain berusia 35 tahun itu menilai kekuatan utama Malaysia terletak pada kekompakan tim. Menurutnya, Harimau Malaya akan mampu menunjukkan performa terbaik apabila seluruh pemain bersatu dan saling bahu membahu saat menghadapi lawan yang kuat.
Kepercayaan diri Bergson melambung usai mencatatkan debut manis bersama timnas Malaysia. Ia sukses menyumbang satu gol saat membawa Harimau Malaya menang telak 3-0 atas Bangladesh pada partai pembuka di SUGBK.
"Setiap pertandingan pasti akan berjalan sulit, seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya. Kami sangat memahami kekuatan Indonesia, terlebih mereka bermain di kandang sendiri pada turnamen ini," ujar Bergson yang dilansir dari New Straits Times.
Bergson mengemas gol ketiga Malaysia pada menit ke-52 usai memanfaatkan umpan matang dari La Vere Corbin Ong. Namun demikian, ia mengakui menghadapi Indonesia akan menuntut tingkat motivasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan laga perdana.
Penyerang kelahiran Brasil itu meyakini Harimau Malaya sanggup memberikan perlawanan sengit kepada Indonesia. Syarat utamanya, setiap penggawa harus mengesampingkan ego pribadi dan memprioritaskan kepentingan tim di atas lapangan.
Kemenangan 3-0 atas Bangladesh memberikan awal yang sempurna bagi Malaysia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 ini. Sementara di sisi lain, Indonesia juga memulai langkah mereka dengan hasil positif setelah mengandaskan Singapura dengan skor 2-0.
Hasil itu membuat kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin di klasemen sementara Grup A. Pertemuan antara Timnas Indonesia dan Malaysia dipastikan bakal berlangsung ketat demi memperebutkan posisi puncak klasemen serta tiket menuju babak berikutnya.
Dari kacamata Indonesia, laga ini bukan sekadar ajang balas dendam atas rivalitas klasik, melainkan ujian konsistensi bagi skuad asuhan pelatih untuk memanfaatkan dukungan penuh suporter di SUGBK. Kemenangan atas Malaysia akan membuka jalan menuju babak berikutnya dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kandidat juara. Sebaliknya, hasil negatif bisa memaksa Garuda menempuh jalur sulit di sisa pertandingan grup.
Menilik komposisi kedua tim, Malaysia kini diperkuat sejumlah pemain naturalisasi yang menambah daya gedor, termasuk Bergson. Sementara Indonesia diprediksi mengandalkan kombinasi pemain muda dan senior yang telah terbukti di level regional. Duel ini juga menjadi ajang pembuktian bagi pelatih kedua tim dalam meracik strategi menghadapi tekanan pertandingan besar.
Pertanyaan besarnya, mampukah Indonesia memanfaatkan status tuan rumah untuk mendikte jalannya pertandingan, atau justru Malaysia yang tampil lebih lepas dan mencuri poin di SUGBK? Jawabannya akan terlihat pada Senin malam nanti.



