Villa Incar Baena, Atletico Pasang Harga Mati
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa dikabarkan sangat berminat merekrut gelandang serang Atletico Madrid, Alex Baena, setelah start buruk di Premier League.
- Atletico Madrid disebut tidak akan melepas Baena dengan harga berapa pun, mengingat kontraknya masih panjang hingga 2030.
- Persaingan transfer Baena juga diwarnai minat Manchester City dan Newcastle United, sementara Emery berharap bisa bereuni dengan pemain yang pernah dibesutnya di Villarreal.

Aston Villa dilaporkan tengah membidik gelandang serang Atletico Madrid, Alex Baena, untuk memperbaiki performa tim yang terseok-seok di awal musim Premier League 2025/26. Manajer Unai Emery disebut sangat mengagumi pemain Spanyol tersebut, tetapi Atletico Madrid dikabarkan tidak akan melepasnya dengan harga berapa pun.
Villa memulai kompetisi dengan hasil mengecewakan: hanya satu kali imbang dan tiga kekalahan dari empat pertandingan pertama, menempatkan mereka di peringkat 19 klasemen sementara. Lini serang menjadi sorotan utama karena baru mencetak satu gol, jauh dari standar tim yang musim lalu bersaing di papan atas. Kondisi ini memaksa manajemen mencari amunisi baru, dan Baena muncul sebagai target utama.
Baena sendiri sedang dalam performa terbaiknya. Bersama Atletico Madrid, pemain berusia 25 tahun itu telah mengoleksi empat gol dan satu assist dari tujuh pertandingan di semua kompetisi. Sepanjang kariernya di La Liga bersama Atletico, Villarreal, dan Girona, ia mencatatkan 21 gol serta 31 assist dalam 141 penampilan—bukti bahwa ia bukan hanya finisher, tetapi juga kreator peluang.
Menurut laporan dari Spanyol yang dikutip Sport Witness, ketertarikan Villa terhadap Baena muncul setelah melihat performa impresifnya bersama Timnas Spanyol di Piala Dunia. Namun, Atletico Madrid disebut enggan melepas pemain yang masih terikat kontrak hingga 2030 tersebut. Sikap tegas Atletico membuat peluang Villa untuk mendapatkan Baena sangat kecil, terlebih lagi Manchester City dan Newcastle United juga dikabarkan ikut memantau situasi.
"Dia pemain dengan bakat istimewa yang, ditambah pemahamannya terhadap permainan, menjadikannya pemain berbeda di sepak bola dunia saat ini," ujar Direktur Sepak Bola Villarreal, Miguel Ángel Tena, tentang Baena.
Emery sendiri pernah bekerja sama dengan Baena saat masih menangani Villarreal. Ia mengaku terkesan dengan perkembangan pemain muda itu. "Progresnya sesuai jalur, dia pemain cerdas dan pekerja keras. Dia panutan yang baik, seperti Yeremy, Morlanes, Cuenca. Mereka membuat saya sulit membangun tim," kata Emery seperti dikutip dari Football FanCast.
Jika gagal mendatangkan Baena, Emery harus mengandalkan pemain sayap kiri yang ada, termasuk Alejandro Garnacho. Namun, Garnacho juga belum menunjukkan performa terbaiknya—hanya bermain 31 menit dalam tiga penampilan Premier League. Situasi ini menambah tekanan bagi Villa untuk segera menemukan solusi di lini depan.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, saga transfer Baena menjadi cerminan bagaimana klub-klub Premier League semakin agresif dalam berburu talenta muda, bahkan dari klub sekaliber Atletico Madrid. Liga Indonesia bisa mengambil pelajaran tentang pentingnya kontrak jangka panjang untuk mempertahankan aset berharga, seperti yang dilakukan Atletico. Selain itu, persaingan ketat antar klub kaya menunjukkan bahwa kekuatan finansial saja tidak cukup—diperlukan strategi dan daya tarik proyek yang jelas.
Ke depan, apakah Aston Villa akan menaikkan tawaran atau beralih ke target lain? Sementara itu, Atletico Madrid tampaknya kokoh pada pendiriannya. Jika Baena terus bersinar, bukan tidak mungkin klub-klub besar Eropa akan mengantre, dan harga sang pemain bisa melambung tinggi. Villa harus bergerak cepat atau kehilangan kesempatan.



