LISA Rilis EP Solo 'PRESS PLAY' dan Dokumenter 'Always Lalisa', Tegaskan Komitmen pada BLACKPINK
Baca dalam 60 detik
- LISA akan merilis EP solo perdananya, 'PRESS PLAY', pada 23 Oktober, yang digambarkannya sebagai proyek sinematik dengan setiap lagu memiliki karakter unik.
- Selain EP, ia juga meluncurkan dokumenter 'Always Lalisa' yang tayang di bioskop mulai 12 Oktober, menampilkan sisi rentan dan perjalanan kariernya dari Thailand hingga mendunia.
- Meski sibuk dengan proyek solo, LISA menegaskan tidak akan meninggalkan BLACKPINK dan berencana tetap bersama grup tersebut hingga usia 50 tahun.

Penyanyi asal Thailand yang namanya melambung lewat BLACKPINK, LISA, akan merilis extended play (EP) solo bertajuk PRESS PLAY pada 23 Oktober mendatang. Dalam wawancara di The Tonight Show Starring Jimmy Fallon, ia menyebut EP ini sebagai proyek sinematik yang menggabungkan berbagai elemen budaya Thailand dengan sentuhan musik global.
“EP ini bercerita tentang perjalanan saya dari akar budaya saya hingga posisi saya sekarang,” ujar LISA, seperti dikutip dari acara tersebut. “Ada banyak elemen Thailand dalam lagu-lagu di EP ini. Setiap lagu memiliki karakter dan nuansa sendiri, dan kami menggabungkannya menjadi satu kesatuan. Rasanya seperti menonton film. Anda cukup tekan play.”
Sejauh ini, penggemar telah diperkenalkan dengan lagu pembuka berjudul SaWaDiKa, yang dalam bahasa Thailand berarti “Halo”. Lagu ini menjadi penanda kembalinya LISA ke identitas budayanya setelah sukses besar bersama BLACKPINK dan debut aktingnya di musim ketiga serial The White Lotus.
Meski karier solonya semakin moncer, LISA menegaskan bahwa ia tidak akan meninggalkan BLACKPINK. Dalam wawancara dengan Variety, ia menyatakan, “Jika saya berusia 50 tahun, saya masih ingin tampil bersama BLACKPINK. Kami baru saja menyelesaikan tur awal tahun ini, tetapi kami sering berbicara dan berdiskusi tentang kemungkinan istirahat sejenak—seperti yang saya lakukan hampir dua tahun lalu—namun kami akan selalu bersama.”
Selain EP, LISA juga akan merilis dokumenter berjudul Always Lalisa. Film ini menampilkan wawancara dengan orang-orang terdekatnya dan memperlihatkan sisi rentan dari sang bintang. “Saya merasa sudah waktunya. Saya lebih percaya diri sekarang, jadi saya ingin membagikan kisah saya kepada penggemar yang memiliki mimpi besar seperti saya. Saya berharap ini bisa menginspirasi mereka,” ujarnya.
“Setiap lagu memiliki karakter dan nuansa sendiri, dan kami menggabungkannya menjadi satu kesatuan. Rasanya seperti menonton film. Anda cukup tekan play.” — LISA
Bagi penggemar di Indonesia, perilisan EP dan dokumenter ini menambah deretan karya K-pop yang mudah diakses melalui platform streaming dan bioskop. LISA juga dikenal memiliki basis penggemar besar di Tanah Air, sehingga peluang penayangan dokumenter di bioskop Indonesia patut dinantikan. Selain itu, elemen Thai yang kental dalam EP ini bisa menjadi jembatan budaya yang menarik bagi pendengar di Asia Tenggara.
Dengan jadwal rilis yang berdekatan, LISA tampaknya ingin menyajikan paket lengkap bagi penggemar: musik dan film. Apakah strategi ini akan memperkuat posisinya sebagai ikon global sekaligus tetap setia pada grup asalnya? Waktu yang akan menjawab, tetapi langkah LISA sejauh ini menunjukkan ia mampu menyeimbangkan keduanya.



