Super Bowl 61: Ramalan Para Ahli, Mampukah Josh Allen Akhirnya Tembus Partai Puncak?
Baca dalam 60 detik
- Mayoritas prediksi NFL 2026 mengarah pada duel Los Angeles Rams melawan Buffalo Bills, dengan Josh Allen dinilai layak mengakhiri puasa penampilan di Super Bowl.
- Perombakan besar terjadi di musim panas ini, termasuk perdagangan Myles Garrett ke Rams dan perubahan kursi kepelatihan di beberapa tim, yang diprediksi mengubah peta kekuatan liga.
- Musim 2026 menjadi ujian bagi tim-tim yang sedang membangun kembali seperti Miami Dolphins dan Cleveland Browns, sementara tim kuda hitam seperti Cincinnati Bengals berpotensi mengejutkan.

Musim kompetisi NFL 2026 resmi bergulir, dan pertanyaan terbesar yang menggantung di benak penggemar adalah: akankah Josh Allen, gelandang Buffalo Bills yang tahun lalu dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP), akhirnya menginjakkan kaki di panggung Super Bowl? Sejumlah analis liga meyakini bahwa ini adalah tahunnya Allen, setelah serangkaian kegagalan di babak playoff yang membuat kariernya yang gemilang belum sempurna tanpa satu pun penampilan di laga final.
Musim lalu menjadi bukti betapa sulitnya memprediksi NFL. Tujuh dari delapan juara divisi berbeda dari musim sebelumnya, dan dua tim favorit juara, Baltimore Ravens serta Kansas City Chiefs, bahkan gagal melaju ke playoff. Sebagai gantinya, dua tim di luar perhitungan tampil mengejutkan, dengan Seattle Seahawks yang akhirnya mengangkat trofi pertama mereka dalam 12 tahun setelah mengalahkan New England Patriots. Kejutan-kejutan semacam ini yang membuat NFL selalu menarik untuk diikuti.
Untuk musim 2026, para pakar BBC Sport kompak menjagokan Los Angeles Rams sebagai wakil NFC. Tim asuhan Sean McVay itu melakukan gebrakan besar di bursa transfer dengan mendatangkan edge rusher bintang Myles Garrett, sebuah sinyal bahwa mereka serius ingin merebut gelar di kandang sendiri, SoFi Stadium, yang akan menjadi tuan rumah Super Bowl 61 pada Februari mendatang. Sejarah mencatat, hanya dua tim yang mampu mempertahankan gelar sejak pergantian abad, dan Rams dianggap memiliki skuat paling lengkap untuk mengulang sukses 2022.
Di kubu AFC, nama Buffalo Bills mendominasi diskusi. Selain Josh Allen yang haus gelar, promosi Joe Brady dari koordinator ofensif menjadi kepala pelatih dinilai sebagai katalis yang hilang. Brady dianggap paham betul cara memaksimalkan potensi Allen, yang kini memiliki kebebasan lebih besar dalam skema serangan. Namun, bukan berarti tidak ada pesaing. Los Angeles Chargers dengan Justin Herbert dan koordinator ofensif baru Mike McDaniel, serta Cincinnati Bengals yang diperkuat Joe Burrow yang kembali fit, siap memberikan kejutan.
Di luar perebutan gelar, musim ini juga menjadi ajang pembuktian bagi para pemain baru. De'Zhaun Stribling, pilihan kedua San Francisco 49ers di draft, langsung menjadi sorotan setelah menunjukkan performa impresif di pramusim. Sementara itu, Fernando Mendoza, pilihan pertama keseluruhan draft oleh Las Vegas Raiders, harus bersabar karena pelatih baru Klint Kubiak memilih memulai musim dengan quarterback veteran Kirk Cousins. Keputusan ini menunjukkan bahwa meski Mendoza adalah masa depan, Raiders tidak mau terburu-buru.
Bagi penggemar NFL di Indonesia, musim ini menawarkan cerita yang semakin mudah diikuti seiring dengan meningkatnya akses siaran langsung dan liputan media sosial. Kesuksesan Seahawks musim lalu membuktikan bahwa tim mana pun bisa menang, dan hal itu menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton yang baru mengenal olahraga ini. Selain itu, semakin banyaknya pemain internasional, termasuk dari Eropa, membuka peluang bagi talenta Asia untuk suatu saat tampil di panggung terbesar.
Di sisi lain, sejumlah tim justru diprediksi akan menjalani musim yang berat. Miami Dolphins, yang ditinggal Tua Tagovailoa dan Tyreek Hill, kini memasuki fase pembangunan kembali total. Malik Willis, yang baru pertama kali menjadi starter, akan menghadapi tekanan besar. Cleveland Browns juga berada dalam situasi kacau dengan kontroversi seputar Deshaun Watson yang masih menjadi starter meski terus dicemooh penggemarnya sendiri. Kedua tim ini kemungkinan besar akan bersaing untuk mendapatkan pilihan draft teratas pada 2027.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Rams mampu memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri untuk meraih gelar ketiga mereka? Dan mampukah Josh Allen membungkam kritik dengan membawa Bills melaju jauh? Atau justru akan ada lagi kejutan seperti musim lalu, ketika tim yang tidak diunggulkan tampil sebagai kuda hitam? Musim NFL 2026 yang penuh ketidakpastian ini akan segera memberikan jawabannya.



