Leeds Gagal Dapatkan Mudryk, Beralih ke Hwang Hee-chan: Keputusan Tepat?
Baca dalam 60 detik
- Leeds United batal mendatangkan Mykhailo Mudryk dari Chelsea, yang justru merapat ke Tottenham Hotspur.
- Sebagai gantinya, Leeds dikabarkan mengincar penyerang Wolves, Hwang Hee-chan, yang tampil lebih konsisten di Premier League.
- Keputusan ini dinilai lebih rasional secara finansial dan performa, mengingat Mudryk belum bermain hampir dua tahun.

Leeds United dipastikan gagal mendatangkan Mykhailo Mudryk pada bursa transfer Januari ini. Winger asal Ukraina itu justru dikabarkan akan bergabung dengan Tottenham Hotspur, meninggalkan Elland Road dengan tangan hampa. Namun, kegagalan ini mungkin menjadi berkah tersembunyi bagi The Whites, yang kini beralih ke target lain yang dinilai lebih realistis: Hwang Hee-chan.
Mudryk, yang terakhir tampil di kompetisi resmi pada November 2024, sebelumnya menjadi incaran Leeds dengan tawaran pinjaman. Namun, Chelsea menolak tawaran tersebut, dan pemain berusia 25 tahun itu kini dikaitkan erat dengan Spurs, reuni dengan mantan pelatihnya di Shakhtar Donetsk, Roberto De Zerbi. Kepergian Mudryk ke London utara membuat Leeds harus mencari alternatif lain untuk memperkuat lini depan, terutama setelah Wilfried Gnonto dikabarkan hengkang ke Fiorentina.
Keputusan Leeds untuk tidak memaksakan transfer Mudryk patut diapresiasi. Sejak bergabung dengan Chelsea pada Januari 2023 dengan biaya mencapai ยฃ88 juta, Mudryk belum pernah memenuhi ekspektasi. Catatannya di Premier League hanya lima gol dan enam assist dalam 53 penampilan, jauh dari kata impresif. Ditambah lagi, ia belum bermain selama hampir dua tahun, sehingga risiko yang diambil Spurs dengan potensi biaya ยฃ75 juta pada musim panas mendatang terbilang sangat spekulatif.
Di sisi lain, Hwang Hee-chan menawarkan profil yang lebih matang dan terbukti di liga paling kompetitif di dunia. Penyerang asal Korea Selatan itu telah mencatatkan 24 gol dan tujuh assist dalam 133 penampilan Premier League. Musim 2023/24 menjadi bukti ketajamannya, dengan 12 gol dan tiga assist, plus tingkat konversi gol mencapai 27 persen. Meski musim lalu ia sempat kehilangan tempat di Wolves, kontribusinya tetap solid dengan empat gol dan assist di Premier League.
Kabar dari jurnalis transfer Graeme Bailey menyebutkan bahwa Hwang Hee-chan tengah mencari klub baru pada hari terakhir bursa. Leeds, bersama Crystal Palace, Hull City, dan Burnley, telah melakukan pembicaraan dengan pemain berusia 30 tahun tersebut. Manajer Wolves, Cesar Peixoto, dilaporkan tidak menyertakan Hwang dalam rencananya, sehingga peluang hengkang sangat terbuka.
Konteks Indonesia: Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, kabar ini menarik karena Hwang Hee-chan adalah salah satu bintang Asia yang dikenal luas. Kehadirannya di Leeds, jika terwujud, akan menambah daya tarik Premier League bagi penonton Tanah Air, yang selama ini mengikuti perkembangan pemain Asia di liga top Eropa. Selain itu, langkah Leeds yang lebih memilih pemain berpengalaman daripada bintang mahal yang berisiko bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia dalam mengelola bursa transfer.
Dengan pengalaman bermain di Red Bull Salzburg dan tampil di Piala Dunia, Hwang Hee-chan membawa kualitas yang bisa langsung bersinergi dengan Dominic Calvert-Lewin di lini depan Leeds. Kecepatan dan kemampuannya menekan dari depan akan memberi dimensi baru bagi permainan Daniel Farke. Meski bukan nama sebesar Mudryk, Hwang tampaknya menjadi pilihan yang lebih cerdas dan ekonomis bagi Leeds.
Apakah keputusan Leeds untuk mengalihkan target ke Hwang Hee-chan akan membawa hasil positif? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi dengan data yang ada, langkah ini terlihat lebih masuk akal dibandingkan mengejar pemain yang belum terbukti di Premier League. Bursa transfer memang penuh kejutan, dan keputusan Leeds ini bisa menjadi salah satu langkah paling bijak di akhir jendela.



