Liverpool Siap Bersaing di Awal Musim, tapi Iraola Akui Skuad Masih Butuh Tambahan di Sektor Sayap
Baca dalam 60 detik
- Manajer Liverpool, Andoni Iraola, menegaskan timnya siap tampil kompetitif sejak awal Premier League meski masih ada celah di posisi sayap.
- The Reds kehilangan sejumlah pilar seperti Mohamed Salah, Andy Robertson, dan Ibrahima Konate, sehingga pergerakan di bursa transfer masih dinantikan.
- Laga pembuka melawan Newcastle di St James' Park akan menjadi ajang pembuktian bagi Alexander Isak yang kembali ke mantan klubnya.

Liverpool memasuki musim baru Premier League dengan keyakinan tinggi, meski manajer Andoni Iraola secara blak-blakan mengakui skuadnya masih membutuhkan tambahan pemain di sektor sayap sebelum bursa transfer ditutup. Jelang laga pembuka melawan Newcastle United di St James' Park, Minggu (23/8), pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa timnya tetap bisa bersaing sejak awal musim.
Pernyataan tersebut muncul di tengah gejolak besar yang melanda skuad Merseyside. Liverpool ditinggal sejumlah pilar penting: Mohamed Salah, Andy Robertson, dan Ibrahima Konate hengkang, sementara Curtis Jones dikabarkan menyusul. Di sisi lain, Hugo Ekitike masih berkutat dengan cedera. Meski demikian, Iraola menilai fondasi tim yang ada saat ini sudah cukup kuat untuk menghadapi tekanan kompetisi.
"Beberapa situasi sudah jelas—kami membutuhkan pemain spesifik untuk posisi sayap. Untuk posisi lain, kami harus berpikiran terbuka terhadap peluang yang bisa memperkuat tim," ujar Iraola dalam konferensi pers, Jumat (21/8). Ia juga menekankan bahwa pasar transfer yang masih terbuka di awal musim adalah hal yang wajar, dan ia percaya pada kualitas pemain yang sudah ada di skuad.
Musim lalu menjadi catatan kelam bagi Liverpool. Di bawah asuhan Arne Slot, tim finis di peringkat kelima dengan defisit 25 poin dari juara Arsenal, meski telah menggelontorkan dana sekitar £400 juta untuk belanja pemain. Kini, Iraola yang mengambil alih kursi manajer dari Slot dihadapkan pada tugas berat untuk mengembalikan kejayaan The Reds.
Konteks Indonesia: Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, performa Liverpool selalu menjadi sorotan utama. Dengan kepergian Salah, lini serang The Reds kehilangan sosok katalisator. Namun, kehadiran pemain seperti Victor Munoz dan Jeremy Jacquet diharapkan bisa memberikan warna baru. Para pengamat di Tanah Air juga akan mencermati bagaimana Iraola meramu strategi tanpa kehadiran bintang-bintang lama.
Salah satu sorotan menarik adalah kembalinya Alexander Isak ke St James' Park untuk pertama kalinya sejak pindah ke Liverpool dengan rekor transfer Inggris senilai £125 juta. Penyerang asal Swedia itu mengalami musim debut yang terganggu cedera, hanya mencetak empat gol dalam 22 penampilan. Namun, Iraola percaya Isak berada dalam kondisi terbaiknya setelah tampil impresif di Piala Dunia.
"Selalu spesial bermain melawan mantan tim di stadion mereka," kata Iraola. "Dia berada di tempat yang sangat baik. Dia berlatih setiap hari dan menambah menit bermain di setiap laga persahabatan. Jika kami bisa menjaganya tetap fit, dia akan mencetak banyak gol."
Di sisi lain, Newcastle United juga memulai babak baru dengan pelatih anyar Matthias Jaissle, menggantikan Eddie Howe. Pertandingan ini tidak hanya menjadi ujian bagi Liverpool, tetapi juga bagi transformasi kedua tim di bawah kepemimpinan baru.
Dengan bursa transfer yang masih berjalan, keputusan Liverpool dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah musim mereka. Apakah Iraola mampu membawa The Reds kembali ke jalur juara, atau justru terpuruk lebih dalam? Jawabannya akan mulai terlihat di lapangan hijau, dan publik Indonesia tentu akan menyaksikan dengan antusias.



