Napoli Darurat Bek, Bidik Badiashile dan Amankan Favasuli
Baca dalam 60 detik
- Klub asal Campania itu mengajukan proposal peminjaman senilai 3 juta euro untuk bek Chelsea, Benoit Badiashile, dengan opsi pembelian di akhir musim.
- Cedera beruntun yang menimpa lini pertahanan memaksa Napoli bergerak cepat di bursa transfer Januari, termasuk merekrut bek sayap Timnas Italia, Costantino Favasuli.
- Kesepakatan dengan Catanzaro senilai 7,5 juta euro itu sekaligus membuka jalan bagi Bari untuk mendapatkan Dorval, memperlihatkan manuver strategis keluarga De Laurentiis.

Napoli tengah berupaya menambal lini pertahanan yang krisis cedera dengan mengajukan tawaran pinjaman untuk Benoit Badiashile dari Chelsea, sambil mengamankan tanda tangan bek muda Italia, Costantino Favasuli, dari Catanzaro dengan nilai transfer mencapai 7,5 juta euro.
Kebutuhan mendesak ini muncul setelah Luca Marianucci mengalami cedera ligamen kolateral medial pada lutut kirinya. Pemain berusia 22 tahun itu bergabung dalam daftar panjang pasien di ruang perawatan, bersama Alessandro Buongiorno dan Sam Beukema. Situasi diperparah dengan dilepasnya Juan Jesus sebagai agen bebas, membuat kedalaman skuad di sektor bek semakin menipis.
Menurut laporan Sportitalia dan Sky Sport Italia, Napoli telah meminta izin kepada Chelsea untuk membawa Badiashile dengan status pinjaman senilai 3 juta euro, disertai opsi pembelian permanen pada akhir musim. Keputusan untuk tidak menjadikan pembelian sebagai kewajiban didasari catatan kebugaran pemain berusia 25 tahun itu yang kurang meyakinkan. Sejak diboyong dari AS Monaco pada Januari 2023 dengan biaya 38 juta euro, Badiashile baru mencatatkan 71 penampilan kompetitif untuk The Blues, dan hanya 16 di antaranya terjadi pada musim lalu. Chelsea diperkirakan akan memberikan jawaban dalam waktu 24 jam.
Di sisi lain, Napoli telah mencapai kesepakatan untuk merekrut Favasuli, pemain internasional Italia yang berusia 22 tahun. Bek serba bisa ini sebelumnya menjadi incaran sejumlah klub besar, namun pilihan akhirnya jatuh ke tangan Partenopei. Favasuli merupakan produk akademi Fiorentina dan pindah ke Catanzaro secara gratis pada musim panas lalu, dengan Viola berhak atas persentase besar dari penjualan di masa depan.
Transfer ini memiliki efek berantai yang menarik. Dengan bergabungnya Favasuli ke Napoli, Catanzaro kini dapat mengamankan jasa Dorval dari Bari. Menariknya, Napoli dan Bari sama-sama dimiliki oleh keluarga De Laurentiis, menunjukkan adanya koordinasi strategis dalam bursa transfer antar klub yang berada di bawah naungan yang sama.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah Napoli ini menunjukkan pendekatan pragmatis dalam menghadapi krisis. Alih-alih menggelontorkan dana besar untuk pembelian permanen, mereka memilih opsi pinjaman dengan opsi beli untuk Badiashile, yang dinilai lebih aman mengingat catatan kesehatannya. Sementara itu, investasi pada Favasuli terlihat sebagai upaya membangun skuad jangka panjang dengan pemain muda berbakat yang bisa mengisi beberapa posisi.
Di tengah persaingan ketat di papan atas Serie A, ketajaman manajemen Napoli dalam memanfaatkan situasi ini patut diapresiasi. Namun, pertanyaan besarnya adalah apakah Badiashile bisa kembali ke performa terbaiknya dan menjadi solusi jangka panjang di lini belakang, atau justru hanya menjadi solusi sementara di tengah badai cedera yang melanda.



