Arsenal Siapkan Dana Rp580 Miliar untuk Bek Muda Belgia, Joaquin Seys
Baca dalam 60 detik
- Arsenal secara resmi menanyakan ketersediaan bek kiri Club Brugge, Joaquin Seys, di tengah persaingan ketat dengan Manchester United dan Aston Villa.
- Pemain berusia 21 tahun itu dinilai cocok dengan skema Mikel Arteta karena solid bertahan dan kreatif menyerang, dengan banderol sekitar โฌ35 juta.
- Jika transfer terwujud, Seys akan menjadi tambahan penting bagi lini belakang Arsenal yang tengah dilanda cedera, sekaligus memperkuat kedalaman skuad untuk musim 2025/2026.

Arsenal dikabarkan telah mengirim utusan untuk memantau langsung performa bek kiri muda Belgia, Joaquin Seys, sebagai bagian dari rencana perombakan lini pertahanan mereka. Klub asal London Utara itu dikabarkan telah melakukan pendekatan resmi kepada Club Brugge untuk mengetahui harga dan ketersediaan pemain berusia 21 tahun tersebut, yang juga menjadi incaran sejumlah klub besar Eropa lainnya.
Langkah ini muncul setelah Mikel Arteta, manajer Arsenal, mengakui bahwa timnya masih membutuhkan tambahan pemain berkualitas menjelang penutupan bursa transfer musim panas. Meski telah mendatangkan Bruno Guimaraes dengan nilai transfer mencapai ยฃ75 juta, serta mempermanenkan Piero Hincapie, Arteta menegaskan bahwa ia tidak akan membeli pemain hanya untuk memenuhi kuota. Setiap rekrutan baru harus mampu meningkatkan standar tim secara signifikan, terutama di sektor pertahanan.
Seys, yang merupakan produk akademi Club Brugge sejak 2012, telah mencatatkan hampir 100 penampilan untuk tim utama. Musim lalu, ia tampil impresif di Liga Champions dengan mencetak tiga gol dan tiga assist dalam 13 penampilan. Kemampuannya bermain sebagai bek kiri maupun kanan menjadikannya aset berharga, terutama mengingat Arsenal saat ini kehilangan Jurrien Timber karena cedera. Kehadirannya diharapkan bisa memberikan opsi tambahan di lini belakang, bersaing dengan Riccardo Calafiori, Hincapie, dan Ben White.
Menurut laporan yang beredar, para pemandu bakat Arsenal telah menyusun laporan scouting mendetail tentang Seys. Mereka menilai pemain internasional Belgia itu cocok dengan sistem permainan Arteta yang membutuhkan bek dengan keseimbangan antara soliditas bertahan dan kreativitas menyerang. Klub Brugge sendiri memasang banderol sekitar โฌ35 juta atau setara dengan Rp580 miliar untuk pemain yang dijuluki "tambang emas" oleh media Belgia tersebut.
Persaingan untuk mendapatkan Seys dipastikan ketat. Selain Manchester United dan Aston Villa, dua raksasa Portugal, Benfica dan Porto, juga dikabarkan tertarik. Dengan sisa waktu bursa yang semakin sempit, Arsenal harus bergerak cepat jika ingin mengamankan tanda tangan pemain yang juga masuk dalam skuad Belgia untuk Piala Dunia 2026.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, minat Arsenal terhadap Seys menjadi sinyal bahwa klub-klub Eropa semakin gencar mencari pemain muda berbakat dari liga-liga non-top Eropa. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi pengembangan pemain muda Indonesia, yang kerap kesulitan menembus klub-klub besar Eropa. Jika Seys berhasil menembus skuad utama Arsenal, ia akan menjadi contoh bahwa pemain dari liga kecil pun bisa bersinar di panggung tertinggi.
Arteta sendiri menekankan bahwa masalah kebobolan gol bukan hanya tanggung jawab lini belakang, melainkan masalah kolektif. Namun, dengan adanya cedera Timber, kebutuhan akan bek serba bisa seperti Seys menjadi semakin mendesak. Pertanyaannya, akankah Arsenal mampu memenangkan perlombaan transfer ini, atau justru kalah bersaing dengan rival-rivalnya? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah kebijakan transfer Arsenal di sisa bursa.



