Sunrisers Leeds Pesta 71 Run, Satu Langkah Lagi ke Babak Gugur The Hundred
Baca dalam 60 detik
- Kemenangan telak 71 run atas Welsh Fire membawa Sunrisers Leeds ke ambang pintu babak gugur The Hundred, cukup menghindari kekalahan di laga terakhir.
- Mitch Marsh kembali menjadi motor serangan dengan half-century keempatnya, memperkokoh posisinya sebagai pencetak run terbanyak turnamen.
- Kekalahan ini menempatkan Welsh Fire dalam posisi sulit, harus menang dan berharap net run rate berpihak untuk merebut tiket terakhir.

Sunrisers Leeds hampir memastikan tempat di babak sistem gugur The Hundred setelah menundukkan Welsh Fire dengan skor telak 71 run di pertandingan yang berlangsung Minggu (4/8). Kemenangan ini membuat tim asuhan Zak Crawley itu hanya butuh hasil imbang alias tidak kalah saat menghadapi Manchester Super Giants pada Selasa (6/8) untuk melaju ke fase berikutnya.
Bermain di kandang sendiri, Sunrisers mencetak total 201-4 dari 100 bola. Kontribusi terbesar datang dari pasangan pembuka Mitch Marsh dan Ryan Rickelton yang membangun kemitraan 89 run untuk wicket pertama. Marsh, yang kini menjadi pencetak run terbanyak turnamen, mencatatkan half-century keempatnya musim ini dengan 50 run dari 34 bola. Rickelton menyumbang 40 run sebelum akhirnya ditangkap oleh Chris Woakes.
Setelah kehilangan dua wicket dalam rentang lima bolaโHarry Brook (23) dan MarshโSunrisers tetap agresif. Kapten Zak Crawley melesakkan empat six dalam 34 run dari 12 bola, sementara Dan Lawrence (29) dan Matthew Revis (15) menutup inning dengan kemitraan tak terputus 27 run. Total 201-4 menjadi skor tertinggi kedua di turnamen musim ini.
Di sisi lain, Welsh Fire yang berada di peringkat kelima gagal mengejar target. Hanya Matt Short (43) dan Joe Root (31) yang mampu memberikan perlawanan berarti, dengan kemitraan 49 run untuk wicket kedua. Namun, Brydon Carse tampil mematikan dengan tiga wicket, termasuk Short, Phil Salt (13), dan Marco Jansen (1). Nathan Ellis juga berkontribusi dengan dua wicket, termasuk Root yang tertangkap di belakang wicket.
Kekalahan ini membuat Welsh Fire tertahan di posisi kelima dengan 16 poin, sama dengan dua tim lain di bawahnya. Mereka kini wajib menang atas London Spirit pada Rabu (7/8) dan berharap net run rate berpihak untuk merebut tiket terakhir ke babak gugur. Sementara itu, Sunrisers yang berada di peringkat kedua memiliki peluang besar untuk mengamankan posisi puncak jika Trent Rockets kehilangan poin di pertandingan melawan Southern Brave pada Senin (5/8).
Bagi penggemar kriket di Indonesia, The Hundred memang bukan ajang sepopuler Piala Dunia atau IPL, tetapi turnamen ini menarik karena formatnya yang ringkas dan inovatif. Kehadiran pemain-pemain bintang seperti Joe Root dan Mitch Marsh memberikan tontonan berkualitas. Meski belum ada pemain Indonesia yang tampil, perkembangan kriket tanah air bisa belajar dari kesuksesan turnamen ini dalam menarik penonton muda melalui durasi pertandingan yang lebih singkat.
Laga penentu bagi Sunrisers akan berlangsung Selasa melawan Manchester Super Giants. Jika menang, mereka berpeluang merebut posisi puncak klasemen. Namun, jika kalah, mereka masih bisa lolos sebagai runner-up grup. Sementara bagi Welsh Fire, harapan tipis masih ada, tetapi mereka harus bergantung pada hasil tim lain. Pertanyaan besarnya: akankah konsistensi Marsh dan kawan-kawan mampu membawa mereka hingga final di Lord's, atau justru tersendat di momen krusial?



