Brentford Striker Igor Thiago Jadi Target Utama Tottenham: Solusi Tepat Gantikan Solanke?
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dikabarkan serius mendekati Igor Thiago, striker Brentford yang musim lalu mencetak 22 gol di Premier League, sebagai calon pengganti Dominic Solanke.
- Thiago, yang juga masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026, dinilai memiliki naluri gol dan efisiensi lebih baik dibanding Solanke, dengan konversi gol mencapai 26%.
- Kesepakatan masih terganjal sikap Brentford yang enggan melepas pemain 25 tahun itu, sementara Spurs juga memantau Victor Osimhen sebagai opsi lain.

Dua pekan menjelang dimulainya Premier League, Tottenham Hotspur masih menyisakan pekerjaan rumah besar di lini depan. Meski lini belakang dan tengah telah diperkuat, produktivitas gol menjadi sorotan utama. Kabar terbaru menyebut klub London Utara itu mengarahkan radar ke Igor Thiago, penyerang Brentford yang musim lalu tampil memukau dengan 22 gol di liga.
Ketertarikan Spurs pada Thiago bukan tanpa alasan. Sejak didatangkan dari Club Brugge, pemain asal Brasil itu sempat terganggu cedera di musim pertamanya, namun musim 2025/26 ia menjelma menjadi salah satu penyerang paling mematikan di Inggris. Jurnalis Zach Lowy bahkan menyebutnya sebagai "salah satu striker terbaik di Inggris". Catatan 22 golnya hanya kalah dari Erling Haaland dalam daftar pencetak gol terbanyak Premier League musim lalu.
Perbandingan dengan Dominic Solanke, yang dibeli Tottenham dengan harga ยฃ65 juta pada 2024, menunjukkan jurang performa yang signifikan. Solanke hanya mencetak 12 gol liga sejak awal 2024/25, dan musim lalu ia bermain di bawah performa terbaiknya karena cedera. Sementara itu, Thiago memiliki tingkat konversi gol 26% musim lalu, hampir dua kali lipat dibanding Solanke yang hanya 15% dalam dua musim terakhir.
Laporan dari TEAMtalk menyebutkan bahwa perwakilan Tottenham telah melakukan kontak dengan perantara untuk menjajaki kemungkinan transfer. Namun, Brentford dikabarkan bersikeras mempertahankan pemain 25 tahun tersebut. Situasi ini menjadi ujian bagi Roberto De Zerbi, pelatih anyar Spurs, yang sebelumnya telah membuktikan ambisi klub dengan merekrut Sandro Tonali dan Mateus Fernandes dengan total biaya mencapai ยฃ185 juta.
Di sisi lain, masa depan Solanke di Tottenham mulai dipertanyakan. Nottingham Forest dikabarkan tertarik, meski kepergian Richarlison juga belum jelas. Jika kedua penyerang hengkang, Spurs akan kehilangan dua opsi di lini depan. Namun, dengan hadirnya Thiago, klub bisa mendapatkan sosok penyerang tengah murni yang mampu memimpin lini serang sendirian, sesuatu yang jarang dimiliki Solanke.
Karier Thiago sendiri merupakan perjalanan panjang yang dimulai dari Brasil, lalu Bulgaria, Belgia, hingga Inggris. Performanya yang konsisten membawanya masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026. Gaya bermainnya yang khas sebagai "number nine" klasik, dengan kemampuan menjaga bola dan penyelesaian akhir yang klinis, menjadi nilai jual utama. Ia juga unggul dalam duel udara dan mampu menjadi target man yang ideal.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, ketertarikan Spurs pada Thiago menjadi sinyal bahwa klub-klub besar Eropa mulai melirik pemain-pemain dari liga di luar lima besar Eropa. Ini bisa menjadi inspirasi bagi pemain Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk terus mengembangkan karier di kompetisi yang lebih kompetitif. Selain itu, keputusan Tottenham untuk berani bersaing dengan klub-klub elite seperti Liverpool dalam perburuan pemain menunjukkan bahwa persaingan di bursa transfer semakin ketat.
Namun, tantangan terbesar bagi Spurs adalah meyakinkan Brentford untuk melepas pemain kunci mereka. Dengan kontrak yang masih panjang, Brentford berada di posisi kuat untuk mempertahankan Thiago. Jika gagal, Tottenham masih memiliki opsi Victor Osimhen dari Galatasaray, yang juga menjadi target impian. Namun, biaya transfer dan gaji Osimhen diperkirakan jauh lebih tinggi.
Apakah Tottenham akan mampu mengamankan tanda tangan Thiago sebelum bursa transfer ditutup? Atau akankah mereka beralih ke target lain? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan apakah Spurs benar-benar siap bersaing di papan atas Premier League musim ini.



