Kekalahan 0-3 dari Chelsea Tak Surutkan Pujian Amorim untuk Suporter Milan di Jakarta
Baca dalam 60 detik
- Amorim menyebut dukungan fans Indonesia selama tiga hari di Jakarta sebagai sesuatu yang 'tidak bisa dipercaya' meski timnya kalah telak.
- Laga uji coba bertajuk Indonesia Super Cup 2026 di SUGBK menjadi ajang evaluasi pemain baru dan strategi jelang Serie A 2026/2027.
- Kedatangan klub top Eropa seperti AC Milan dan Chelsea memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi tur pramusim bergengsi di Asia Tenggara.

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, memilih memuji atmosfer suporter ketimbang meratapi kekalahan 0-3 dari Chelsea dalam laga pramusim Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (8/8). Ia menyebut dukungan puluhan ribu Rossoneri sejati yang memadati stadion selama tiga hari terakhir sebagai sesuatu yang "tidak bisa dipercaya", sebuah pengakuan yang jarang keluar dari pelatih top Eropa saat timnya menelan hasil buruk.
Kekalahan telak itu memang mengecewakan, tetapi bagi Amorim, laga di Jakarta bukan sekadar soal skor akhir. Jauh lebih penting, ia mengaku mendapatkan banyak informasi berharga untuk membenahi skuadnya sebelum kompetisi Serie A musim 2026/2027 bergulir. "Kami tidak bermain dengan sangat baik, ada banyak hal yang harus diperbaiki. Tapi, itu adalah hal yang normal," ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan, menekankan bahwa fase pramusim selalu menjadi laboratorium eksperimen.
Pertandingan ini menjadi panggung bagi sejumlah nama anyar yang baru bergabung, seperti Luka Modric dan Koni De Winter, yang langsung diturunkan dalam formasi 3-4-2-1. Di sisi lawan, Chelsea yang diasuh Xabi Alonso tampil lebih trengginas lewat skema 4-2-3-1 dengan Joao Pedro mencetak dua gol. Amorim mengakui timnya belum padu, tetapi ia menilai kegagalan di Jakarta justru menjadi alarm dini yang lebih baik ketimbang baru terungkap saat musim resmi dimulai.
Fenomena tur pramusim klub-klub raksasa Eropa ke Indonesia sejatinya bukan sekadar ajang adu gengsi. Bagi pecinta sepak bola Tanah Air, kehadiran langsung bintang-bintang seperti Rafael Leao dan Cole Palmer adalah momen langka yang membuktikan bahwa pasar Indonesia semakin diperhitungkan. Dari sisi ekonomi, event seperti ini menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, dan UMKM di sekitar Jakarta, sekaligus menjadi indikator daya beli masyarakat yang tetap tinggi terhadap hiburan olahraga kelas dunia.
Amorim, yang dikenal sebagai pelatih muda dengan filosofi menyerang, menegaskan bahwa hasil buruk di laga uji coba tidak akan mengubah target timnya. "Kami akan kembali ke Milan dan melatih hal-hal yang perlu kami kerjakan," katanya, memberi sinyal bahwa ia akan bekerja ekstra keras untuk memperbaiki koordinasi lini belakang yang menjadi titik lemah saat melawan Chelsea. Pertanyaan besarnya kini: apakah para penggemar di Indonesia akan tetap memberikan dukungan penuh jika Milan kembali tampil mengecewakan di kompetisi resmi? Atau justru momen seperti inilah yang semakin memperkuat ikatan emosional antara klub dan basis penggemar di Asia Tenggara?



