Dari Gagal di Ajax hingga Top Skor Euro: Tottenham Incar Georges Mikautadze
Baca dalam 60 detik
- Tottenham dikabarkan memasukkan Georges Mikautadze dalam daftar buruan penyerang menjelang penutupan bursa transfer, setelah performa impresifnya di Villarreal.
- Mikautadze, yang sempat gagal di Ajax, bangkit dengan menjadi top skor Euro 2024 dan pemain terbaik La Liga bulan Februari.
- Villarreal diperkirakan akan meminta mahar besar, mengingat kontrak Mikautadze berlaku hingga 2031, sehingga negosiasi diprediksi alot.

Tottenham Hotspur dikabarkan sedang memantau penyerang Villarreal, Georges Mikautadze, sebagai salah satu opsi untuk memperkuat lini depan mereka sebelum bursa transfer musim panas ditutup. Kabar ini muncul di tengah geliat belanja besar-besaran Spurs yang telah menghabiskan lebih dari £200 juta untuk membangun ulang skuad di bawah arahan Roberto De Zerbi.
Mikautadze, yang kini berusia 25 tahun, memiliki perjalanan karier yang penuh liku. Gagal di Ajax pada 2023 dengan hanya sembilan penampilan tanpa gol, ia kembali ke Prancis dan menemukan performa terbaiknya bersama Metz. Dalam 20 penampilan Ligue 1, ia mencetak 13 gol, termasuk 11 gol dalam 12 pertandingan terakhirnya. Mantan pelatihnya, Laszlo Bolini, bahkan menyebutnya sebagai 'penyerang mematikan'.
Puncaknya terjadi pada Euro 2024, ketika Mikautadze menjadi salah satu pemain yang berbagi Sepatu Emas dengan tiga gol, membawa Georgia lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di turnamen besar. Setelah itu, ia kembali ke Lyon, klub masa kecilnya, dan mencatatkan 17 gol dalam 47 penampilan di semua kompetisi pada musim 2024/25.
Musim panas lalu, Villarreal memecahkan rekor transfer klub untuk membawanya dengan biaya yang bisa mencapai £31 juta. Keputusan itu terbukti tepat: Mikautadze langsung menjadi top skor La Liga dengan 13 gol dan enam assist dari 32 penampilan, serta meraih penghargaan Pemain Terbaik Bulan Februari. Performa ini pun menarik perhatian Tottenham.
Menurut insider Spurs, Paul O'Keefe, Mikautadze masuk dalam daftar calon penyerang yang dipertimbangkan klub London Utara tersebut. Namun, ketertarikan ini masih pada tahap awal dan belum ada negosiasi lanjutan. Villarreal, yang baru saja menikmati musim debut gemilang dari pemainnya, diperkirakan akan meminta keuntungan besar sebelum melepasnya, mengingat kontrak Mikautadze masih berlaku hingga 2031.
Bagi Tottenham, ketertarikan pada Mikautadze bukan tanpa alasan. Selain fleksibilitasnya yang bisa bermain sebagai penyerang tunggal, sayap kiri, atau pendamping striker fisik, gaya pressing dan pergerakannya yang cerdas dinilai cocok dengan filosofi De Zerbi. Kehadirannya diharapkan bisa menambah variasi di lini depan yang musim lalu seringkali tumpul dan kurang kreatif.
Namun, persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Mikautadze tidak akan mudah. Selain harus bersaing dengan klub-klub Eropa lainnya, Tottenham juga harus berhadapan dengan kegigihan Villarreal yang tentu enggan kehilangan aset berharganya. Pertanyaannya, apakah Spurs berani mengeluarkan dana besar lagi untuk mengamankan servis pemain Georgia ini? Atau akankah mereka beralih ke target lain yang lebih realistis?



