Fiorentina Resmi Pinjam Bintang Muda Real Madrid, Franco Mastantuono
Baca dalam 60 detik
- Fiorentina mengumumkan kedatangan Franco Mastantuono dengan status pinjaman selama satu musim dari Real Madrid, tanpa opsi pembelian.
- Pemain berusia 18 tahun itu merupakan pemain termuda Argentina yang tampil di level senior, memecahkan rekor berusia lebih dari satu abad.
- Kepindahan ini memberi kesempatan emas bagi Mastantuono untuk mengembangkan kariernya di Serie A, sementara Madrid memantau perkembangannya.

Fiorentina resmi mengamankan jasa gelandang muda berbakat asal Argentina, Franco Mastantuono, dari Real Madrid dengan skema pinjaman selama satu musim penuh. Kepastian ini diumumkan langsung oleh klub Serie A tersebut pada hari Kamis, menepis kabar sebelumnya yang menyebut adanya opsi perpanjangan otomatis jika La Viola lolos ke kompetisi Eropa.
Mastantuono, yang baru genap berusia 18 tahun pada Agustus lalu, bukanlah nama asing di pentas sepak bola Amerika Selatan. Ia mencatatkan debut senior untuk Timnas Argentina pada usia 17 tahun 296 hari, menjadikannya pemain termuda yang pernah memperkuat Albiceleste. Rekor tersebut sebelumnya dipegang oleh Adolfo Heisinger sejak 1916, sebuah rekor yang bertahan lebih dari satu abad.
Perjalanan kariernya dimulai di River Plate, klub raksasa Argentina, tempat ia menembus tim utama pada usia 16 tahun. Selama membela El Millonario, Mastantuono tampil dalam 64 pertandingan kompetitif dan menyumbangkan 10 gol. Performa impresifnya menarik perhatian Real Madrid, yang akhirnya menebusnya dengan nilai transfer mencapai 45 juta euro pada bursa musim panas tahun lalu.
Di Santiago Bernabรฉu, Mastantuono perlahan menunjukkan potensinya. Ia tercatat tampil dalam 35 pertandingan di semua kompetisi, termasuk delapan laga di Liga Champions. Meski belum menjadi pilihan utama, kontribusinya dianggap cukup menjanjikan. Namun, persaingan ketat di lini tengah Madrid membuatnya lebih memilih mencari menit bermain reguler di tempat lain.
Keputusan Fiorentina untuk meminjam tanpa opsi pembelian menunjukkan keberanian klub asal Tuscany itu dalam mengasah bakat muda. Pelatih Vincenzo Italiano dipandang sebagai figur yang tepat untuk mengembangkan potensi Mastantuono, yang dikenal memiliki visi bermain tajam dan kemampuan eksekusi bola mati yang baik. Kehadirannya diharapkan menambah kreativitas lini tengah La Viola, yang musim lalu tampil konsisten di papan atas Serie A.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kepindahan ini menjadi pengingat akan pentingnya manajemen karier bagi pemain muda. Di tengah gencarnya naturalisasi pemain keturunan untuk Timnas Indonesia, kasus Mastantuono menunjukkan bahwa menit bermain reguler adalah kunci perkembangan pesepak bola belia. Klub-klub Eropa semakin berani meminjamkan talenta mudanya ke liga menengah seperti Serie A, yang menawarkan keseimbangan antara persaingan ketat dan kesempatan tampil.
Direktur olahraga Fiorentina, Daniele Pradรจ, dalam pernyataan resmi klub mengungkapkan kegembiraannya atas kedatangan pemain yang pernah memperkuat Argentina dalam empat kesempatan tersebut. Ia menilai Mastantuono memiliki karakter dan kualitas yang sesuai dengan filosofi permainan La Viola. Pradรจ juga menegaskan bahwa kerja sama dengan Real Madrid berjalan baik, membuka peluang kolaborasi serupa di masa depan.
Langkah Fiorentina ini juga menjadi sinyal bahwa klub Italia tidak gentar bersaing dengan klub-klub kaya Inggris atau Spanyol dalam merebut talenta muda. Dengan biaya pinjaman yang relatif terjangkau, mereka mendapatkan pemain berstatus internasional yang siap bersaing. Pertanyaannya kini, akankah Mastantuono mampu merebut hati para pendukung Stadio Artemio Franchi dan membuktikan bahwa ia layak menjadi bintang masa depan?



