Chivu Abaikan Hasil Imbang Inter, Fokus pada Proses: 'Pekerjaan Lebih Penting'
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Inter, Cristian Chivu, menegaskan bahwa hasil laga uji coba bukan prioritas utama saat ini, melainkan peningkatan performa dan kebugaran pemain.
- Insiden cedera kepala yang dialami Yann Bisseck setelah bertabrakan dengan pemain Milan menjadi perhatian serius di sela-sela pertandingan.
- Inter menunjukkan perkembangan positif dalam penguasaan bola dan tekanan, meski masih ada catatan mengenai penyelesaian akhir dan antisipasi terhadap pressing lawan.

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan bahwa hasil pertandingan uji coba bukanlah ukuran utama keberhasilan timnya saat ini. Ia lebih mengedepankan proses pembangunan permainan dan peningkatan kondisi fisik para pemain. Pernyataan ini disampaikan menyusul hasil imbang 1-1 melawan AC Milan dalam laga persahabatan yang berlangsung di Perth, Australia.
Dalam pertandingan tersebut, Inter sebenarnya tampil dominan di babak pertama dan unggul lebih dulu melalui gol Federico Dimarco. Namun, hadiah penalti yang dianggap kontroversial setelah Carlos Augusto dianggap melanggar Christopher Nkunku, membuat Milan mampu menyamakan kedudukan. Chivu menilai hasil akhir bukanlah fokus utama, melainkan bagaimana timnya mampu menerapkan prinsip-prinsip permainan yang diinginkan.
โSaya melihat peningkatan, para pemain bekerja keras, dan pada momen ini hasil tidak sepenting pekerjaan yang kami lakukan,โ ujar Chivu kepada Inter TV. Ia juga menambahkan bahwa beberapa pemain mendapatkan menit bermain yang mereka butuhkan, dan kualitas performa tim sudah sesuai harapan, meski diakui masih ada kekurangan ketajaman yang wajar terjadi di masa pramusim.
Pertandingan melawan Milan merupakan uji coba kedua Inter setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Manchester City di Hong Kong dan menang melalui adu penalti. Chivu mengakui timnya sempat kesulitan di awal pertandingan dalam menempati ruang yang tepat dan melakukan kesalahan saat membangun serangan dari belakang. Namun, seiring berjalannya waktu, Inter mampu menemukan celah untuk keluar dari tekanan tinggi yang diterapkan Milan.
Chivu menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah kebugaran pemain, di samping tetap menghormati prinsip-prinsip taktis yang telah dibangun. โKami juga mencoba menambahkan beberapa elemen baru ke dalam permainan yang sudah ditunjukkan tim dalam beberapa tahun terakhir,โ jelasnya. Hal ini menunjukkan bahwa Inter tidak hanya berfokus pada hasil jangka pendek, tetapi juga pada pengembangan jangka panjang.
Namun, ada kekhawatiran yang muncul setelah bek Yann Bisseck mengalami benturan keras di bagian belakang kepala saat bertabrakan dengan bek Milan, Pervis Estupinan, di masa injury time. Bisseck tampak kesulitan berdiri meski dibantu dua petugas medis, dan akhirnya digantikan. Ia juga tidak mengikuti sesi media pasca-pertandingan, menandakan kondisinya masih dalam pemantauan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, laga pramusim seperti ini sering menjadi ajang evaluasi bagi tim-tim Eropa sebelum memulai musim kompetisi. Pola yang diterapkan Chivu, yang lebih mengutamakan proses daripada hasil, bisa menjadi pelajaran berharga bagi klub-klub Indonesia yang kerap kali terlalu fokus pada hasil akhir. Pendekatan ini menggarisbawahi pentingnya pembangunan fundamental tim, baik dari segi fisik maupun taktik, sebagai investasi jangka panjang.
โHasil tidak sepenting pekerjaan yang kami lakukan. Kami fokus pada kebugaran pemain dan prinsip-prinsip taktis.โ โ Cristian Chivu
Ke depan, Inter masih memiliki beberapa laga uji coba untuk mematangkan persiapan. Pertanyaan yang muncul adalah apakah Chivu mampu menjaga keseimbangan antara memberikan menit bermain yang cukup bagi semua pemain dan tetap meraih hasil positif untuk menjaga moral tim. Dengan jadwal padat yang menanti, manajemen kebugaran akan menjadi kunci sukses Inter dalam mengarungi musim yang penuh tantangan.



