Joao Mario Resmi Gabung Fiorentina: Pinjaman dengan Opsi Beli €11,3 Juta
Baca dalam 60 detik
- Fiorentina mengamankan jasa Joao Mario dari Juventus dengan skema pinjaman senilai €1,8 juta plus opsi pembelian permanen €9,5 juta.
- Bek kanan asal Portugal itu gagal bersinar di Turin dan sempat dipinjamkan ke Bologna, sebelum akhirnya direkrut pelatih baru Fabio Grosso.
- Kesepakatan ini memberi Joao Mario kesempatan kedua di Serie A, sementara Juventus berupaya memangkas kerugian dari investasi €12 juta tahun lalu.

Fiorentina resmi mengumumkan kedatangan bek kanan asal Portugal, Joao Mario, dengan status pinjaman dari Juventus untuk satu musim penuh. Klub asal Florence itu membayar biaya pinjaman sebesar €1,8 juta dan memiliki opsi untuk mempermanenkan sang pemain di akhir musim dengan tambahan €9,5 juta, yang dapat dicicil dalam tiga kali pembayaran.
Kepindahan ini menjadi babak baru bagi Joao Mario, yang baru setahun lalu diboyong Juventus dari FC Porto dengan nilai transfer mencapai €12 juta. Namun, performanya di Turin jauh dari harapan. Pemain berusia 26 tahun itu hanya tampil dalam 13 pertandingan bersama Si Nyonya Tua, dengan kontribusi satu assist. Minimnya menit bermain membuatnya sempat dipinjamkan ke Bologna pada Februari lalu sebagai bagian dari kesepakatan tukar dengan Emil Holm.
Di Bologna, Joao Mario menunjukkan sedikit perbaikan dengan mencetak dua gol dalam 15 penampilan di semua kompetisi. Meski begitu, baik Bologna maupun Juventus sepakat untuk tidak mempermanenkan statusnya. Kini, di bawah arahan pelatih anyar Fiorentina, Fabio Grosso, ia diharapkan bisa menemukan kembali performa terbaiknya dan menjadi pilar di lini pertahanan La Viola.
Langkah Fiorentina ini menarik untuk dicermati, terutama dari sisi strategi transfer. Dengan hanya mengeluarkan €1,8 juta di awal, klub bisa menguji kemampuan Joao Mario tanpa risiko finansial besar. Jika ia tampil impresif, opsi pembelian sebesar €9,5 juta terbilang masuk akal untuk pemain berusia 26 tahun yang masih punya potensi berkembang. Sebaliknya, jika gagal, Fiorentina bisa melepasnya tanpa beban.
Bagi Juventus, keputusan melepas Joao Mario dengan skema pinjaman plus opsi beli menunjukkan upaya mereka untuk mengurangi beban gaji dan mendapatkan kembali sebagian dari investasi awal. Meski total nilai yang bisa diterima mencapai €11,3 juta, angka itu masih di bawah €12 juta yang mereka keluarkan tahun lalu. Ini menjadi catatan bahwa tidak semua pembelian mahal berbanding lurus dengan performa di lapangan.
Dari perspektif Indonesia, transfer ini mungkin tidak berdampak langsung pada sepak bola nasional. Namun, pola transfer pinjaman dengan opsi beli yang diterapkan Fiorentina bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Liga 1 yang kerap kesulitan merekrut pemain asing berkualitas. Skema serupa dapat menjadi solusi untuk meminimalkan risiko finansial sambil tetap mendapatkan pemain dengan jam terbang tinggi.
Joao Mario sendiri mengaku siap memulai babak baru bersama Fiorentina. Ia bertekad membuktikan bahwa kegagalan di Juventus hanyalah bagian dari proses. Dengan dukungan Fabio Grosso yang dikenal sebagai mantan bek tangguh, bukan tidak mungkin ia akan berkembang pesat. Pertanyaannya, akankah ia mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk mengamankan tempat di skuad utama dan kembali ke performa terbaiknya? Hanya waktu yang bisa menjawab.



