Hannah Waddingham Akhirnya Temukan Pasangan: 'Aku Sudah Menunggu Lama'
Baca dalam 60 detik
- Aktris Ted Lasso berusia 52 tahun mengaku sudah lama menanti sosok tepat, kini berpacaran dengan ahli bedah tulang belakang.
- Kembalinya Waddingham ke musim keempat serial Ted Lasso disambut antusias, ia menyebut keputusan itu 'tidak perlu dipikir panjang'.
- Percakapan dengan kiper Mary Earps mengungkap besarnya tekanan daring yang dihadapi atlet wanita, membuat Waddingham terkejut.

Hannah Waddingham akhirnya menemukan tambatan hati setelah bertahun-tahun menjalani hidup melajang. Aktris berusia 52 tahun itu kini menjalin hubungan dengan Nick Beresford-Cleary, seorang dokter bedah tulang belakang, dan ia tak ragu memujinya sebagai pria yang 'tidak buruk-buruk amat'.
Dalam wawancara dengan Extra, Waddingham mengungkapkan bahwa ia sudah sangat lama menunggu orang yang tepat. "Maksudku, dia tidak buruk-buruk amat… Aku sudah menunggu dan menunggu dan menunggu orang yang tepat… Tidak perlu terburu-buru. Pada akhirnya, mereka akan datang," ujarnya.
Selain kabar asmara, Waddingham juga kembali ke serial Ted Lasso untuk musim keempat. Ia mengaku langsung setuju saat ditawari memerankan kembali Rebecca Welton. "Kupikir ini adalah 'ya' yang besar. Bagiku, ini keputusan yang tidak perlu dipikir panjang," katanya. Aktris yang sebelumnya menjalin hubungan dengan pengusaha Italia Gianluca Cugnetto selama satu dekade itu merasa belum siap meninggalkan acara yang membesarkan namanya.
Waddingham menambahkan, "Aku pikir itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat, tapi aku juga tidak merasa secara emosional kami akan benar-benar pergi sepenuhnya. Akan selalu ada bagian Richmond yang abadi di dalam diri kami." Pernyataan ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan para pemain dengan serial komedi yang telah meraih banyak penghargaan tersebut.
Di sisi lain, Waddingham mengaku lebih tertarik pada sepak bola wanita dibanding pria. Namun, percakapannya dengan mantan kiper timnas Inggris, Mary Earps, membuatnya terkejut dengan tingginya tingkat kebencian yang diterima pemain wanita. "Rahangku jatuh ke lantai," kata Waddingham kepada The Guardian. Ia mendapati bahwa atlet sekaliber Earps—yang pernah bermain untuk Manchester United dan Paris Saint-Germain—menerima banyak makian dan kritik pedas, terutama terkait buku otobiografinya.
Bagi penonton Indonesia, serial Ted Lasso telah menjadi fenomena tersendiri. Tayangan yang bisa diakses melalui platform streaming global ini memiliki basis penggemar yang besar, terutama di kalangan pencinta sepak bola dan drama komedi. Rebecca Welton, karakter yang diperankan Waddingham, sering dianggap sebagai simbol perempuan kuat yang bangkit dari keterpurukan—sebuah narasi yang relevan dengan isu pemberdayaan perempuan di Indonesia. Popularitas Ted Lasso di Tanah Air juga mendorong diskusi tentang representasi gender di industri hiburan.
Ke depan, Waddingham tampaknya akan terus menyeimbangkan kehidupan pribadi dan kariernya. Dengan kembalinya Ted Lasso untuk musim keempat, para penggemar bertanya-tanya apakah akan ada musim berikutnya atau justru menjadi akhir yang manis. Sementara itu, hubungannya dengan Beresford-Cleary masih terbilang baru—apakah ini akan menjadi kisah cinta jangka panjang? Hanya waktu yang bisa menjawab, namun Waddingham tampak optimis menjalani babak baru dalam hidupnya.



