Transfer Tonali ke Tottenham: Rekor Baru Klub, AC Milan Kebagian Cuan
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dikabarkan sepakat membeli Sandro Tonali dari Newcastle United dengan nilai transfer menembus €100 juta, memecahkan rekor klub.
- Kehadiran pelatih anyar Roberto De Zerbi menjadi daya tarik utama bagi gelandang timnas Italia tersebut untuk bergabung ke Spurs.
- AC Milan, klub lama Tonali, berpotensi meraup lebih dari €10 juta dari klausul penjualan 10% yang disepakati saat melepasnya ke Newcastle.

Gelandang tim nasional Italia Sandro Tonali dikabarkan berada di ambang pintu kepindahan ke Tottenham Hotspur dengan nilai transfer yang dilaporkan menembus angka €100 juta atau sekitar £86 juta. Jika terealisasi, kesepakatan ini tidak hanya akan memecahkan rekor pembelian termahal sepanjang sejarah Tottenham, tetapi juga memberikan keuntungan finansial yang signifikan bagi mantan klubnya, AC Milan.
Menurut laporan dari sejumlah media terpercaya di Italia dan Inggris, seperti Sky Sport Italia, Fabrizio Romano, dan TEAMtalk, proposal terbaru Tottenham telah disetujui oleh Newcastle United. Sebelumnya, tawaran senilai €92 juta (£80 juta) sempat ditolak oleh manajemen The Magpies. Meskipun ada klaim bahwa harga yang diminta Newcastle mendekati £100 juta (sekitar €116 juta), kesepakatan akhir dilaporkan berada di kisaran sedikit di atas €100 juta.
Keputusan Tonali untuk bergabung dengan Tottenham tidak lepas dari peran penting pelatih anyar Spurs, Roberto De Zerbi. Pelatih asal Italia itu secara khusus meminta manajemen klub untuk mendatangkan mantan pemain AC Milan tersebut. Kedekatan keduanya, baik secara taktik maupun personal, menjadi daya tarik utama bagi Tonali yang sebelumnya juga diminati oleh Manchester City dan Arsenal. Namun, sang pemain dikabarkan telah menjatuhkan pilihan pada Tottenham.
Bagi Tottenham, pembelian ini menjadi sinyal ambisi besar setelah musim lalu mereka nyaris terdegradasi dari Premier League. Manajemen klub London utara itu bertekad melakukan perombakan besar-besaran di skuad, dan Tonali diharapkan menjadi fondasi lini tengah yang kokoh. Kehadiran gelandang bertahan berusia 24 tahun itu juga diharapkan mampu memberikan keseimbangan antara pertahanan dan serangan, sesuatu yang sangat dibutuhkan Spurs.
Sementara itu, Newcastle United harus merelakan salah satu bintangnya setelah hanya dua musim membela klub. Tonali dibeli dari AC Milan pada musim panas 2023 dengan harga €60,8 juta plus bonus. Dalam kontrak penjualan tersebut, terdapat klausul yang menyatakan bahwa Milan berhak atas 10% dari nilai transfer selanjutnya. Dengan demikian, jika kesepakatan Tottenham jadi terlaksana, Rossoneri berpotensi menerima lebih dari €10 juta—sebuah keuntungan bersih yang cukup besar tanpa harus mengeluarkan biaya apa pun.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan ini menarik untuk dicermati karena menunjukkan bagaimana bursa transfer Eropa kian kompetitif, terutama bagi klub-klub yang ingin bangkit dari keterpurukan. Tottenham, yang memiliki basis penggemar cukup besar di Indonesia, kini menunjukkan keseriusan untuk kembali bersaing di papan atas Premier League. Pertanyaannya, apakah investasi sebesar itu akan sebanding dengan performa di lapangan? Atau justru menjadi beban baru bagi klub yang tengah dalam masa transisi?



