Dari Allianz Arena ke Bangku Pelatih: Demichelis hingga Alonso, Jejak Eks Bayern di Dunia Kepelatihan
Baca dalam 60 detik
- Martín Demichelis akan menukangi RB Leipzig mulai musim 2026/27, bergabung dengan daftar panjang mantan pemain Bayern Munich yang beralih profesi menjadi pelatih.
- Xabi Alonso menorehkan sejarah dengan membawa Bayer Leverkusen juara Bundesliga tak terkalahkan sebelum pindah ke Real Madrid dan kini Chelsea.
- Dante, yang pensiun sebagai pemain tertua di Liga Europa, langsung dipercaya menangani Bayern Munich II di Regionalliga.

Martín Demichelis akan kembali ke Bundesliga pada musim 2026/27 setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala RB Leipzig menggantikan Ole Werner. Langkah ini menambah panjang daftar mantan pemain Bayern Munich yang sukses beralih ke dunia kepelatihan, sebuah fenomena yang semakin menonjol dalam sepak bola Eropa.
Demichelis, yang membela Bayern dari 2003 hingga 2010, meraih empat gelar Bundesliga dan empat DFB-Pokal, serta menjadi runner-up Liga Champions 2010. Setelah gantung sepatu pada 2017, ia memulai karier kepelatihan sebagai asisten di Málaga, lalu kembali ke Bayern sebagai pelatih tim muda dan tim kedua. Pengalamannya di River Plate, Monterrey, dan Mallorca membawanya ke Leipzig.
Fenomena serupa juga terjadi pada Xabi Alonso, yang dalam tiga musim di Bayern menutup karier gemilangnya. Alonso memulai dari akademi Real Madrid, kemudian melatih Real Sociedad B, sebelum menorehkan sejarah bersama Bayer Leverkusen: gelar Bundesliga pertama klub, DFB-Pokal, dan musim tak terkalahkan di domestik. Setelah enam bulan di Real Madrid, ia kini menangani Chelsea mulai musim 2026/27.
Miroslav Klose, legenda dengan 16 gol Piala Dunia, memulai karier kepelatihan di tim nasional Jerman dan Bayern sebagai asisten Hansi Flick. Setelah menangani Rheindorf Altach di Austria, ia kini membesut Nürnberg di Bundesliga 2 dan baru saja memperpanjang kontrak hingga 2028. Sementara itu, Niko Kovač, yang pernah memenangkan double bersama Bayern sebagai pelatih, kini membawa Borussia Dortmund finis kedua di Bundesliga 2025/26.
Thiago Alcântara, yang pensiun pada 2024, memilih belajar dari Hansi Flick sebagai asisten di Barcelona. Keputusannya untuk menjadi asisten menunjukkan pendekatan hati-hati sebelum memimpin klub sendiri. Sementara itu, Dante, bek Brasil yang meraih treble bersama Bayern pada 2013, langsung dipercaya menangani Bayern II setelah pensiun di usia 40 tahun. “Saya sangat bersemangat dengan peran ini di klub lama saya,” ujarnya saat diperkenalkan.
Fenomena ini menunjukkan bahwa Bayern Munich tidak hanya menjadi pabrik pemain, tetapi juga kawah candradimuka bagi calon pelatih top. Dengan Demichelis, Alonso, Klose, Kovač, dan Dante yang kini aktif melatih, tradisi ini diprediksi akan terus berlanjut. Pertanyaannya, siapa lagi eks pemain Bayern yang akan menyusul jejak mereka?



