Lineker Serahkan Mahkota: Kane Striker Terbaik Inggris Sepanjang Masa
Baca dalam 60 detik
- Harry Kane menyamai rekor 10 gol Gary Lineker di Piala Dunia setelah mencetak dua gol ke gawang Kroasia.
- Lineker secara terbuka mengakui Kane sebagai striker Inggris terhebat, unggul dalam permainan menyeluruh.
- Kane kini mengoleksi 81 gol dalam 115 penampilan internasional, memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Inggris.

Gary Lineker, legenda hidup sepak bola Inggris, secara resmi menyerahkan mahkota pencetak gol terbaik kepada Harry Kane. Setelah kapten timnas Inggris itu mencetak dua gol dalam kemenangan 4-2 atas Kroasia di laga perdana Grup L Piala Dunia, Lineker menyebut Kane sebagai "striker Inggris terhebat yang pernah ada". Pengakuan ini datang setelah Kane menyamai rekor 10 gol Lineker di pentas Piala Dunia, torehan yang sebelumnya hanya dimiliki oleh Lineker sendiri.
Kane, yang kini berusia 32 tahun, tampil gemilang di Stadion Dallas. Ia membuka keunggulan Inggris melalui penalti yang harus diulang, lalu menambah gol kedua dengan sundulan keras tiga menit sebelum turun minum. Dua gol itu membuatnya sejajar dengan Lineker yang mencetak 10 gol pada Piala Dunia 1986 dan 1990. Namun, Lineker menekankan bahwa keistimewaan Kane tidak hanya terletak pada jumlah gol, melainkan pada permainan menyeluruhnya. "Permainan totalnya, menurut saya, yang membedakannya dari yang lain," ujar Lineker dalam podcast The Rest is Football.
Pujian juga datang dari Alan Shearer, rekan sesama mantan striker timnas Inggris. Shearer, yang mencetak 30 gol untuk Inggris, menilai Kane termotivasi oleh performa para bintang dunia lain seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland yang juga mencetak gol di turnamen ini. "Hanya masalah waktu sebelum dia memecahkan rekor Anda," kata Shearer kepada Lineker. Sementara itu, bek Manchester United Harry Maguire, yang tidak masuk skuad Inggris untuk turnamen ini, menyebut Kane bukan hanya pemain terbaik Inggris, tetapi juga salah satu pemain terbaik dunia, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Pencapaian Kane ini menjadi sorotan di tengah persaingan ketat antar bintang dunia. Messi mencetak hat-trick untuk Argentina, Mbappe dua gol untuk Prancis, dan Haaland juga dua gol untuk Norwegia. Kane, yang bermain untuk Bayern Munich, membuktikan bahwa ia mampu bersaing di level tertinggi. Namun, performa impresif Inggris di lini depan juga menyisakan pertanyaan tentang pertahanan. Analis taktik menyoroti bahwa meskipun Inggris tampil menarik, mereka perlu memperbaiki organisasi bertahan untuk menghadapi lawan yang lebih kuat.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, torehan Kane ini mengingatkan pada perjuangan para pemain top dunia yang terus memecahkan rekor. Dengan gaya bermain yang lengkapโmampu mencetak gol dari berbagai situasi dan menjadi kreator seranganโKane menjadi contoh striker modern yang patut dipelajari. Pertandingan Inggris melawan Ghana pada 23 Juni akan menjadi ujian berikutnya bagi Kane dan timnya untuk mempertahankan momentum.
Pertanyaan besarnya sekarang: dapatkah Kane melampaui rekor Lineker dan menjadi pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang masa di Piala Dunia? Dengan dua gol di laga perdana, ia sudah menunjukkan bahwa rekor itu bukanlah target yang mustahil.



