Tottenham Incar Penerus Son Heung-min: Malick Fofana Dikabarkan Sepakat Gabung
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan winger Lyon, Malick Fofana, dengan nilai transfer sekitar ยฃ22 juta plus bonus.
- Pemain berusia 21 tahun itu disebut-sebut sebagai calon penerus Son Heung-min di sisi kiri serangan Spurs, dengan gaya bermain yang dinamis dan kemampuan dribel tinggi.
- Jika terealisasi, Fofana akan bergabung dengan rekrutan anyar lain seperti Marcos Senesi dan Andy Robertson dalam upaya Tottenham membangun kembali skuad kompetitif.

Tottenham Hotspur dikabarkan semakin dekat dengan perekrutan winger muda Lyon, Malick Fofana, yang disebut-sebut sebagai calon penerus Son Heung-min di lini depan. Klub asal London Utara itu dilaporkan telah mengajukan tawaran senilai ยฃ22 juta, termasuk bonus, dan pemain berusia 21 tahun tersebut telah menyetujui syarat pribadi untuk bergabung.
Kabar ini muncul di tengah upaya Tottenham yang tengah gencar membangun kembali skuad setelah musim lalu finis di peringkat 17 Premier League. Kepergian Harry Kane dan Son Heung-min dalam dua tahun terakhir meninggalkan lubang besar di lini serang, terutama dalam hal kualitas individu yang mampu mengubah jalannya pertandingan. Fofana, yang telah mencuri perhatian di Ligue 1 bersama Lyon, dianggap sebagai salah satu jawaban atas kebutuhan tersebut.
Menurut laporan dari media Prancis, Ferveur Lyonnaise, Tottenham telah bergerak cepat untuk mengamankan jasa pemain yang dikenal dengan kecepatan, kelincahan, dan kemampuannya dalam duel satu lawan satu. Meskipun musim 2025/26 terganggu cedera dan hanya mencatatkan 16 penampilan dengan dua gol dan satu assist, performa Fofana pada musim sebelumnya menunjukkan potensi besarnya: 11 gol dan enam assist di semua kompetisi.
Perbandingan dengan Son Heung-min bukan tanpa dasar. Scout Lab, sebuah platform analisis sepak bola, menempatkan Fofana dalam daftar 20 pemain dengan profil paling mirip dengan Son di lima liga top Eropa pada musim 2024/25. Daftar itu juga mencakup nama-nama seperti Anthony Gordon, Gabriel Martinelli, dan Rafael Leao. Pengamat sepak bola Eropa, Neal Gardner, menyoroti etos kerja dan kemampuan striking bola Fofana yang mirip dengan pemain asal Korea Selatan tersebut. Sementara itu, scout Como, Ben Mattinson, menambahkan bahwa Fofana unggul dalam transisi dan situasi satu lawan satu, dengan akselerasi lima yard pertama yang eksplosif.
Langkah Tottenham mendatangkan Fofana juga menjadi sinyal bahwa klub tidak hanya fokus pada perbaikan lini belakang. Sebelumnya, Spurs telah merekrut Marcos Senesi dan Andy Robertson, serta dikaitkan dengan bek Brighton, Jan Paul van Hecke. Di lini depan, selain Fofana, Tottenham juga dikabarkan mengejar winger Manchester City, Savinho, yang telah menyetujui syarat pribadi, serta mempertimbangkan Marcus Rashford dan Crysencio Summerville.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perkembangan ini menarik untuk diikuti. Tottenham memiliki basis penggemar yang cukup besar di Tanah Air, dan kedatangan pemain muda berbakat seperti Fofana bisa menjadi angin segar bagi klub yang tengah dalam masa transisi. Jika berhasil beradaptasi dengan Premier League, Fofana berpotensi menjadi bintang baru yang menghibur, mirip dengan yang dilakukan Son selama membela Spurs.
Namun, tetap ada risiko. Fofana masih muda dan baru pulih dari cedera. Kegagalan beberapa pemain muda seperti Wilson Odobert dan Mathys Tel untuk bersinar di Tottenham menjadi pengingat bahwa potensi tidak selalu berbuah prestasi. Akankah Fofana mampu menjadi pewaris takhta Son yang sesungguhnya, atau hanya akan menjadi nama lain dalam daftar pemain yang kandas di London Utara?



