Sesi Larut Malam di Electric Lady: Taylor Swift Kembali Picu Spekulasi Album Baru
Baca dalam 60 detik
- Taylor Swift menghabiskan sembilan jam di Electric Lady Studios bersama Alana Haim dan Benny Blanco, memicu rumor album ke-13.
- Sumber internal menyebut proyek baru masih dalam tahap kreatif tanpa tekanan rilis, sementara single terbaru 'I Knew It, I Knew You' mendominasi tangga lagu.
- Di sisi lain, pernikahan Swift dengan Travis Kelce dikabarkan berlangsung intim dengan sistem keamanan berbasis QR code.

Taylor Swift kembali menjadi pusat perhatian industri musik setelah menghabiskan sembilan jam di Electric Lady Studios, New York, pada Senin malam (15/6) hingga Selasa pagi (16/6). Kehadiran penyanyi 35 tahun itu bersama Alana Haim dan produser Benny Blanco langsung memicu spekulasi bahwa album studio ke-13 sang megabintang sedang dalam proses pengerjaan.
Berdasarkan rekaman TikTok dan laporan dari beberapa media, Swift tiba di studio legendaris tersebut sekitar pukul 20.00 dan baru keluar pada pukul 06.00 keesokan harinya. Electric Lady sendiri bukan tempat asing bagi pelantun Lover itu—di sanalah ia merekam Folklore, Midnights, dan Lover. Album teranyarnya, The Life of a Showgirl, dirilis pada Oktober lalu.
Seorang sumber yang dekat dengan penyanyi itu mengungkapkan kepada Us Weekly bahwa Swift memang memiliki rekaman baru, namun tidak ada tekanan untuk merilisnya dalam waktu dekat. “Proyek ini masih dalam tahap kreatif awal,” kata sumber tersebut. Sembari menunggu, single terbaru Swift untuk Toy Story 5, I Knew It, I Knew You, terus memuncaki tangga lagu global.
Di luar hiruk-pikuk album baru, perhatian publik juga tertuju pada rencana pernikahan Swift dengan kekasihnya, pemain NFL Travis Kelce. Pasangan ini dikabarkan akan menikah pada akhir pekan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat, 4–5 Juli 2026. Namun, berbeda dengan spekulasi sebelumnya yang membayangkan pesta megah, laporan terbaru dari Daily Mail Online menyebutkan bahwa acara tersebut justru akan bersifat privat dan terbatas.
“Pernikahan resmi Taylor tidak akan mengundang 1.000 tamu. Ada upacara pribadi dengan keamanan ketat yang direncanakan untuk keluarga dan teman terdekatnya,” ungkap seorang sumber. Tamu dari kalangan yang lebih luas diminta menyumbang ke badan amal sebagai pengganti hadiah. Menariknya, Madison Square Garden—yang sempat digadang-gadang sebagai lokasi—kini disebut hanya akan digunakan sebagai area pemeriksaan keamanan. Pasangan ini disebut menggunakan teknologi kode QR untuk mengontrol daftar tamu secara ketat.
Bagi penggemar Swift di Indonesia, kabar ini tentu menambah antisipasi akan kemungkinan tur Asia atau perilisan album yang bisa dinikmati di platform streaming. Meski belum ada konfirmasi resmi, jejak rekam Swift yang kerap menyelipkan kejutan dalam setiap rilisan membuat spekulasi ini layak diikuti. Akankah album ke-13 menjadi karya paling personal setelah momen pernikahan? Atau justru sebaliknya, Swift memilih memisahkan kehidupan pribadi dan profesional?



