Toby Stephens Berhenti Minum Alkohol Setelah Sang Ayah Meninggal karena Sirosis Hati
Baca dalam 60 detik
- Aktor Toby Stephens mengaku sempat menjadi alkoholik di usia 20-an, namun berhenti setelah ayahnya, Sir Robert Stephens, meninggal akibat sirosis hati pada 1995.
- Dalam wawancara dengan The Guardian, Stephens menyebut perbedaan tragis antara dirinya dan sang ayah adalah ia mampu berhenti, sementara ayahnya tidak.
- Kisah ini menjadi pengingat akan bahaya konsumsi alkohol berlebihan, yang relevan dengan meningkatnya kasus penyakit hati di Indonesia akibat gaya hidup.

Aktor Toby Stephens, yang dikenal lewat perannya dalam serial Lost in Space dan Percy Jackson and the Olympians, mengungkapkan bahwa kematian ayahnya akibat sirosis hati menjadi titik balik yang membuatnya meninggalkan kebiasaan minum alkohol. Dalam wawancara dengan The Guardian, ia mengakui bahwa sebagian besar usia 20-an ia habiskan sebagai seorang alkoholik dan pecandu.
“Ketika saya kehilangan ayah karena sirosis, saya sadar satu-satunya perbedaan antara kami adalah, secara tragis, ia tidak bisa berhenti sementara saya bisa,” ujar Stephens. Ayahnya, Sir Robert Stephens, meninggal pada 1995 di usia 64 tahun. Sirosis hati, yang merupakan jaringan parut lanjut akibat kerusakan hati jangka panjang, sering diperparah oleh konsumsi alkohol berat.
Kisah Stephens menyoroti bahaya laten konsumsi alkohol yang tidak terkendali. Di Indonesia, meski data pasti sulit diperoleh, tren peningkatan penyakit hati non-viral—termasuk sirosis alkoholik—mulai mengkhawatirkan seiring perubahan gaya hidup urban. Menurut Kementerian Kesehatan, penyakit hati menempati urutan penyebab kematian tertinggi di beberapa rumah sakit rujukan nasional.
Selain soal alkohol, Stephens juga mengenang pengaruh ibunya, aktris legendaris Dame Maggie Smith yang meninggal September 2024 di usia 89 tahun. Ia menggambarkan ibunya sebagai sosok yang sangat praktis. “Dia bertanya, ‘Jenis drama apa yang kamu suka, film apa yang kamu suka?’ Lalu menambahkan, ‘Jangan hanya duduk dan menunggu hal ini terjadi; kamu harus aktif mengembangkan dan mengkurasi seleramu sendiri,’” kenang Stephens.
Ketika ditanya tentang hal yang ingin ia hidupkan kembali, Stephens menjawab tanpa ragu: “Ibuku.” Jawaban itu menunjukkan betapa besar pengaruh sang ibu dalam hidupnya, baik secara pribadi maupun profesional.
Stephens saat ini menikah dengan aktris Anna-Louise Plowman dan dikaruniai tiga anak: Eli, Tallulah, dan Kura. Ia kerap menangis saat menyaksikan anak-anaknya tampil di pentas sekolah. “Istri saya sering berkata, ‘Apa kau lihat ayah lain menangis?’ Tapi saya tidak bisa menahan diri,” akunya.
Di luar layar kaca, Stephens juga aktif di teater. Ia tengah membintangi pertunjukan Equus di Menier Chocolate Factory London hingga 4 Juli, dan akan memimpin produksi yang sama di Theatre Royal Bath mulai 14 hingga 25 Juli.
Kisah perjuangan Stephens melawan kecanduan alkohol menjadi pengingat bahwa batas antara kebiasaan dan ketergantungan seringkali tipis. Dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan mental dan fisik di Indonesia, pertanyaan yang muncul: sudahkah kita cukup waspada terhadap dampak konsumsi alkohol jangka panjang?



