Nelly Korda Kunci Gelar Major Keempat di US Women’s Open, Charley Hull Kembali Jadi Runner-up
Baca dalam 60 detik
- Pegolf nomor satu dunia Nelly Korda menjuarai US Women's Open 2025 dengan keunggulan satu pukulan atas Charley Hull.
- Korda mencatatkan kemenangan major keempatnya sekaligus back-to-back setelah sukses di Chevron Championship dua bulan lalu.
- Hull untuk kelima kalinya harus puas sebagai runner-up major, menambah frustrasi meski menunjukkan performa impresif di babak akhir.

Nelly Korda memastikan diri sebagai yang terbaik di Riviera Country Club, Los Angeles, setelah menuntaskan US Women’s Open 2025 dengan skor total delapan di bawah par. Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasinya di puncak peringkat dunia golf putri.
Pegolf Amerika Serikat berusia 27 tahun itu menuntaskan putaran keempat dengan dua under par 69, termasuk birdie krusial di lubang ke-17. Ia unggul satu pukulan atas wakil Inggris, Charley Hull, yang finis tujuh under par setelah mencatatkan 67 pada hari terakhir.
Bagi Korda, ini adalah gelar major keempat dalam kariernya dan kemenangan kedua beruntun musim ini setelah merebut Chevron Championship pada April lalu. Ia menjadi salah satu dari sedikit pegolf putri yang mampu memenangi dua major dalam satu musim dalam satu dekade terakhir.
Di sisi lain, Charley Hull kembali harus menerima kenyataan pahit. Ia kini telah menjadi runner-up di lima major berbeda, empat di antaranya terjadi sejak awal 2023. “Sungguh frustrasi. Tempat kedua lagi. Ini cukup menyebalkan, meski saya bermain bagus di hari terakhir,” ujar Hull seusai pertandingan.
Hull sempat tertinggal tujuh pukulan di pertengahan turnamen, namun bangkit dengan catatan 65 pada putaran ketiga dan 67 pada putaran keempat. Ia bahkan menyamai rekor 36 lubang terendah dalam sejarah kejuaraan. Namun, kegagalan di beberapa putt kritis pada sembilan lubang terakhir membuatnya harus puas berbagi tempat kedua dengan pegolf Meksiko, Gaby Lopez.
“Lapangan ini menyimpan begitu banyak sejarah. Memiliki nama saya berdampingan dengan para juara hebat adalah mimpi yang menjadi kenyataan.” — Nelly Korda
Momen paling dramatis terjadi di lubang ke-18, ketika Korda harus melakukan putt par sepanjang 34 inci. Bola sempat berputar di tepi lubang sebelum akhirnya masuk, memastikan kemenangan dengan selisih satu pukulan. “Ini seperti mimpi,” kata Korda seusai pertandingan.
Bagi penggemar golf di Indonesia, kemenangan Korda menegaskan bahwa era persaingan di golf putri kian menarik. Dengan performa konsisten seperti ini, bukan tidak mungkin Korda akan menyamai rekor Annika Sorenstam atau Lorena Ochoa di masa depan. Sementara itu, nasib Hull yang selalu menjadi bridesmaid membuka pertanyaan: kapan ia akhirnya bisa memutus kutukan runner-up?



