Lorraine Kelly Siap Hijrah ke BBC: Balas Dendam atas Pemangkasan Acara di ITV?
Baca dalam 60 detik
- Pembawa acara Lorraine Kelly, 66 tahun, dikabarkan akan meninggalkan ITV setelah lebih dari 40 tahun menyusul pemangkasan drastis jam tayang acaranya.
- BBC tengah menyiapkan sejumlah proyek khusus untuk menggaet Kelly, yang dinilai memiliki daya tarik kuat di kalangan pemirsa usia 50+.
- Jika terealisasi, langkah ini akan menjadi salah satu perpindahan paling bergengsi antara dua stasiun televisi besar Inggris dalam satu dekade terakhir.

Lorraine Kelly, presenter veteran yang telah setia menemani pemirsa pagi ITV selama lebih dari empat dekade, dikabarkan tengah menjadi target perekrutan besar-besaran oleh BBC. Langkah ini muncul setelah acara andalannya, Lorraine, mengalami pemangkasan drastis: dari tayang satu jam menjadi hanya 30 menit, dan kini hanya mengudara 30 minggu per tahun.
Menurut sumber internal yang dikutip Mail on Sunday, tim pengembangan BBC tengah bergairah menyusun berbagai konsep acara yang diharapkan bisa memikat Kelly. โAda semangat nyata di tim pengembangan,โ ujar seorang narasumber. โDia sudah setia pada ITV selama lebih dari 40 tahun, tapi BBC tahu sekaranglah waktu yang tepat untuk akhirnya mendapatkannya.โ
Pemangkasan acara Kelly bukanlah keputusan yang ringan. Dalam wawancara di Desert Island Discs BBC Radio 4, Kelly mengaku โkecewaโ dengan perubahan yang disebutnya โseismikโ itu. Ia menyoroti dampak terhadap tim produksi yang kehilangan pekerjaan. โHal yang paling menyedihkan adalah tim hebat yang kami miliki tidak akan ada lagi tahun depan karena PHK,โ katanya.
Di sisi lain, sumber dari ITV mengakui bahwa kepergian Kelly bukanlah hal yang mustahil. โLorraine sangat terpukul oleh pemangkasan acaranya dan staf yang bekerja di dalamnya. Sekarang BBC datang mengetuk pintu, kecil kemungkinan dia akan bertahan di ITV,โ ungkap seorang insider. Bahkan, perpindahan ini disebut sebagai โdefeksi terbesar dari ITV ke BBC dalam beberapa tahun terakhir.โ
Fenomena perpindahan bintang televisi antarstasiun sebenarnya bukan hal baru di Inggris. Namun, kasus Kelly memiliki bobot simbolis yang kuat. Ia adalah ikon televisi pagi yang telah menemani dua generasi pemirsa. Jika ia benar-benar pindah, BBC tidak hanya mendapatkan seorang presenter, tetapi juga basis pemirsa setia yang selama ini mengikutinya.
Bagi pemirsa di Indonesia, kisah ini mengingatkan pada dinamika serupa di industri televisi nasional, di mana figur publik seperti Helmy Yahya atau Najwa Shihab kerap berpindah stasiun karena perubahan format acara atau kebijakan internal. Loyalitas pemirsa sering kali lebih melekat pada individu daripada merek stasiun, sehingga perpindahan semacam ini bisa mengubah peta persaingan rating secara signifikan.
Pertanyaan besarnya kini: apakah Kelly akan menerima tawaran BBC, atau justru memilih bertahan di ITV dengan format yang lebih terbatas? Keputusan ini tidak hanya menentukan masa depan kariernya, tetapi juga menjadi indikator bagaimana industri televisi Inggris beradaptasi dengan tekanan anggaran dan perubahan kebiasaan menonton.



