BKN Peringatkan Poster Hoaks CPNS 2026: Jangan Klik Tautan Tak Resmi
Baca dalam 60 detik
- BKN menegaskan pendaftaran CPNS 2026 belum dibuka dan mengimbau masyarakat waspada terhadap poster palsu yang beredar di media sosial.
- Poster hoaks memuat tautan mencurigakan yang mengarah ke situs tidak resmi, berpotensi menjebak calon pelamar ASN.
- Masyarakat diminta hanya mengakses informasi resmi melalui portal SSCASN dan kanal pemerintah terpercaya.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556050/original/076176600_1776230077-cek_fakta_cpns_kemenkeu.jpg)
Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya pada poster pengumuman pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 yang beredar luas di media sosial dan aplikasi percakapan. Hingga saat ini, BKN menegaskan bahwa proses seleksi CPNS 2026 belum dibuka, dan setiap informasi yang menyebutkan sebaliknya adalah hoaks.
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, mengungkapkan bahwa poster-poster tersebut mengandung sejumlah kejanggalan, mulai dari penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah hingga narasi yang mendesak masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu. "Poster yang beredar juga menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan, mulai dari penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah hingga penggunaan narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip dari laman BKN.go.id.
Fenomena ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Setiap tahun, menjelang pembukaan seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN), oknum tidak bertanggung jawab kerap memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi untuk menjadi PNS. Mereka menyebarkan informasi palsu dengan harapan dapat mengelabui calon pelamar, entah untuk mencuri data pribadi atau bahkan meminta sejumlah biaya. BKN pun mengingatkan bahwa seluruh proses seleksi CPNS tidak dipungut biaya sepeser pun.
Bagi calon pelamar di Indonesia, penting untuk memahami bahwa satu-satunya portal resmi pendaftaran CPNS adalah sscasn.bkn.go.id. Setiap informasi mengenai jadwal, persyaratan, dan tahapan seleksi hanya akan diumumkan melalui portal tersebut serta akun media sosial resmi BKN. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur oleh iming-iming kemudahan atau jalur cepat yang ditawarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Wisudo menambahkan, "BKN mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital dan berperan aktif menghentikan penyebaran hoaks, khususnya terkait informasi seleksi ASN. Jangan sampai keinginan menjadi ASN justru dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selalu cek sumber informasi sebelum percaya dan membagikannya."
Ke depan, BKN berencana untuk terus memperkuat sosialisasi dan literasi digital kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah yang masih rentan terhadap penyebaran informasi palsu. Dengan semakin canggihnya modus penipuan, kewaspadaan dan verifikasi mandiri menjadi kunci agar tidak menjadi korban. Pertanyaannya, mampukah masyarakat Indonesia, yang setiap tahunnya berjuta-juta mendaftar CPNS, tetap waspada di tengah maraknya informasi yang simpang siur?
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415707/original/054008200_1763395277-IMG-20251117-WA0027.jpg)
