Hornbills Ukir Sejarah: Kalahkan Satria Muda untuk Pertama Kalinya di Semifinal IBL
Baca dalam 60 detik
- Bogor Hornbills memenangkan Game 1 semifinal IBL 99-93 atas Satria Muda, sekaligus memutus rekor 11 kekalahan beruntun.
- Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Hornbills di kandang Satria Muda dan pertama di babak playoff sepanjang sejarah franchise.
- Stephaun Branch tampil gemilang dengan 32 poin, sementara Satria Muda harus mengejar ketertinggalan 0-1 di seri best-of-five.

Bogor Hornbills akhirnya mematahkan kutukan panjang atas Satria Muda Pertamina. Dalam laga Game 1 semifinal IBL GoPay 2026 yang berlangsung di Bandung Arena, Jumat (5/6) malam, tim tamu menang 99-93 dan menorehkan sejarah sebagai kemenangan perdana mereka atas raksasa Jakarta itu sejak 2022.
Kemenangan ini bukan sekadar angka. Hornbills menjadi tim pertama yang memenangi pertandingan dalam format best-of-five yang baru diperkenalkan IBL musim ini. Lebih dari itu, mereka juga sukses mencuri keunggulan kandang dari Satria Mudaโsebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebelum laga ini, Hornbills memiliki rekor 1-10 dalam 11 pertemuan dengan Satria Muda, dan ini adalah kali pertama mereka bertemu di postseason.
Babak pertama menjadi ujian berat bagi Hornbills. Travin Thibodeaux, yang baru dinobatkan sebagai MVP Liga IBL 2026, harus duduk selama 13 menit setelah melakukan tiga pelanggaran cepat. Keunggulan 10 poin yang sempat dibangun pun lenyap, dan mereka tertinggal 43-47 saat turun minum. Namun, momentum berbalik di kuarter ketiga ketika Satria Muda kehilangan Jalen Jones karena foul trouble. Hornbills memanfaatkan celah itu untuk memimpin 62-60 memasuki kuarter keempat.
Kuarter pamungkas berlangsung sengit. Satria Muda terus mendekat, dan dua tembakan bebas Niven Glover membuat skor menjadi 87-90 dengan sisa satu menit. Di detik-detik akhir, Pandu Wiguna gagal memanfaatkan offensive rebound setelah free throw Giorgi Bezhanishvili meleset. Glover memang masih bisa mencetak tiga angka di empat detik terakhir, tetapi itu tak cukup untuk menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan perdana mereka atas Hornbills sepanjang sejarah liga.
Stephaun Branch menjadi bintang dengan 32 poin, 10 rebound, enam assist, empat steal, dan satu blok. Kaleb Wesson menambahkan 27 poin dan 12 rebound, sementara Thibodeaux pulih dari masalah pelanggaran untuk menyumbang 26 poin, delapan assist, dan lima rebound. Di kubu Satria Muda, Niven Glover memimpin dengan 29 poin dan 13 rebound, diikuti Jalen Jones (19 poin) dan Bezhanishvili (16 poin).
"Kemenangan ini bagus. Tapi jangan terlalu senang atau terlalu sedih. Ini seri panjang, masih banyak yang harus dikerjakan. Kemenangan ini hanya tangga pertama," ujar Branch seusai pertandingan. Sikap hati-hati itu beralasan: Satria Muda masih memiliki keunggulan kandang berkat peringkat klasemen yang lebih tinggi. Game 2 akan digelar di Bandung Arena, Minggu (7/6), dan Hornbills harus menjaga konsistensi jika ingin melangkah ke final.
Bagi Satria Muda, kekalahan ini menjadi alarm. Sebagai tim yang terbiasa mendominasi, mereka kini harus bangkit di hadapan pendukung sendiri. Kegagalan memanfaatkan keunggulan di kuarter awal dan foul trouble pemain kunci menjadi catatan serius. Pelatih Satria Muda perlu merotasi strategi untuk mengimbangi agresivitas Hornbills yang tampil percaya diri.
Pertanyaan besarnya: mampukah Hornbills mempertahankan performa ini dan melaju ke final, atau justru Satria Muda akan bangkit dan membalikkan keadaan? Jawabannya akan mulai terjawab di Game 2.


