Bahlil Minta Raffi Ahmad Lacak Pencipta Lagu Viral 'MBG Mas Bahlil Ganteng'
Baca dalam 60 detik
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta Raffi Ahmad mencari pencipta lagu 'MBG (Mas Bahlil Ganteng)' yang viral di media sosial.
- Bahlil ingin memberikan apresiasi langsung kepada kreator lagu tersebut, yang dibuat dengan AI dari komentar netizen.
- Lagu ini menjadi contoh kreativitas digital yang direspons positif oleh pejabat publik, meski dibuat tanpa izin.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia secara mengejutkan meminta bantuan Raffi Ahmad untuk melacak sosok di balik lagu viral 'MBG (Mas Bahlil Ganteng)' yang belakangan ramai di media sosial. Permintaan itu disampaikan saat keduanya tengah menjalani ibadah haji, menunjukkan bahwa fenomena digital ini telah merambah hingga ke Tanah Suci.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram @raffinagita1717, Bahlil tampak berpamitan dengan Raffi dan menitipkan pesan khusus. "Eh tapi Fi, jangan lupa ya, tolong cari itu yang menciptakan lagu MBG (Mas Bahlil Ganteng) itu kita hargai betul. Saya kaget juga. Jadi tolong bantuin saya," ujar Bahlil, Sabtu (30/5). Permintaan ini sontak menjadi perbincangan warganet, mengingat lagu tersebut justru lahir dari komentar-komentar kocak netizen tentang menteri yang kerap tampil dengan gaya nyentrik.
Lagu 'MBG' sendiri diketahui dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan lirik yang diambil dari kompilasi komentar warganet di media sosial. Salah satu versi yang paling populer dibawakan oleh influencer Sania Leonardo melalui akun @panggilakubambang, yang telah ditonton puluhan juta kali. Sementara itu, akun TikTok @VOKALIS_NETIZEN disebut sebagai pihak pertama yang mengunggah versi awal lagu tersebut. Fenomena ini menunjukkan bagaimana AI dan kreativitas warganet mampu menciptakan tren yang melibatkan figur publik secara organik.
Bahlil mengaku penasaran dengan sosok di balik lagu tersebut. Ia berencana mengundang penciptanya untuk berbincang dan memberi apresiasi. "Kalau yang bersangkutan berkenan, saya akan mengundang untuk berbincang-bincang sekaligus makan. Karena penasaran juga saya. Saya lagi ibadah tapi setiap pagi (dengar lagu ini). Anak saya aja ketawain saya," kata Bahlil. Sikap ini dinilai sebagai langkah positif dalam merespons kreativitas digital, meskipun lagu tersebut menggunakan nama dan citranya tanpa izin.
Menurut Bahlil, kreativitas warganet merupakan bagian dari dinamika media sosial yang harus diterima pejabat publik. "Saya menghargai lah kreativitas orang-orang, anak muda sekarang, teman-teman. Cuma satu saja saran saya, di era demokrasi, sosial media ini penting. Namun, kalau boleh juga dipergunakan dengan terukur. Contoh, jangan sampai masuk di SARA," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa ia tidak mempermasalahkan lagu tersebut, selama tidak melanggar etika dan hukum.
Raffi Ahmad, yang juga dikenal sebagai figur publik, mengaku terkesan dengan perjalanan hidup Bahlil selama berhaji. "Saya di sini banyak dapat nasihat dan juga cerita hidupnya dari Kanda Bahlil ini luar biasa. Saya aja anak Bandung yang dari bawah ini ternyata enggak ada apa-apanya sama beliau. Aduh, cerita hidupnya benar-benar membuat kami.. motivasi buat anak muda," ujar Raffi. Ia pun memastikan akan terus menjalankan amanah mencari pencipta lagu tersebut.
Fenomena lagu 'MBG' menjadi contoh bagaimana figur publik dapat merespons kreativitas digital secara positif. Di tengah maraknya konten satire atau pujian berlebihan di media sosial, respons Bahlil justru menunjukkan keterbukaan dan penghargaan terhadap karya warganet. Namun, pertanyaan yang muncul adalah: apakah apresiasi ini akan mendorong lebih banyak kreator AI untuk membuat konten serupa, atau justru memicu perdebatan tentang batasan etika dalam penggunaan nama pejabat publik?
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5772716/original/078978300_1778675572-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7598036/original/037626400_1780381585-1.jpg)