Square Enix Setel Ulang Dragon Quest XII: Judul Baru, Pengembangan dari Awal
Baca dalam 60 detik
- Square Enix mengumumkan pengembangan Dragon Quest XII di-restart total dengan judul baru 'Beyond Dreams' menggantikan 'The Flames of Fate'.
- Keputusan ini menandai perubahan strategi besar, termasuk desain ulang logo dan penundaan rilis yang diperkirakan masih jauh.
- Bagi gamer Indonesia, kabar ini berarti harus bersabar lebih lama untuk seri legendaris yang populer di Asia.

Square Enix secara mengejutkan mengumumkan bahwa pengembangan judul ke-12 seri legendaris Dragon Quest dihentikan sementara dan dimulai kembali dari nol. Game yang sebelumnya dikenal sebagai Dragon Quest XII: The Flames of Fate kini berganti nama menjadi Dragon Quest XII: Beyond Dreams, menandai perubahan haluan yang signifikan dalam proyek ambisius ini.
Keputusan ini diumumkan melalui siaran pers resmi yang juga menampilkan video pesan dari sutradara Yuji Horii dan produser eksekutif Yosuke Saito. Dalam cuplikan tersebut, keduanya memperlihatkan beberapa klip gameplay awal serta logo baru yang telah didesain ulang. Meski demikian, tidak ada detail spesifik mengenai alasan di balik pengaturan ulang total ini, apakah karena masalah teknis, perubahan visi kreatif, atau faktor lainnya.
Langkah Square Enix ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan penggemar. Dragon Quest XII pertama kali diumumkan pada tahun 2021 dalam acara peringatan 35 tahun seri tersebut, dan sejak itu hanya sedikit informasi yang beredar. Kini, dengan pengembangan yang dimulai dari awal, tanggal rilis dipastikan masih sangat jauh. Analis industri memperkirakan game ini kemungkinan baru akan hadir dalam beberapa tahun ke depan, mengingat skala proyek dan ambisi Square Enix untuk menghadirkan kualitas terbaik.
Bagi pasar Indonesia, berita ini memiliki dampak tersendiri. Dragon Quest, meski tidak sepopuler Final Fantasy di Barat, memiliki basis penggemar setia di Asia, termasuk Indonesia. Seri ini dikenal dengan gaya RPG klasik, karakter ikonik karya Akira Toriyama, dan alur cerita yang mendalam. Keterlambatan ini berarti penggemar Tanah Air harus menunggu lebih lama untuk merasakan petualangan baru, namun juga membuka peluang bagi Square Enix untuk menghadirkan pengalaman yang lebih matang dan inovatif.
Keputusan untuk memulai ulang pengembangan juga mencerminkan tren industri game saat ini, di mana perusahaan semakin berani mengambil langkah drastis demi menjaga kualitas. Beberapa pengamat menilai bahwa Square Enix mungkin ingin memastikan Dragon Quest XII mampu bersaing dengan RPG modern seperti Final Fantasy XVI atau Elden Ring, yang telah menetapkan standar baru dalam genre ini. Namun, risiko dari pendekatan ini adalah potensi kehilangan momentum dan ekspektasi penggemar yang sudah menanti sejak pengumuman pertama.
Ke depan, pertanyaan besar yang menggantung adalah apakah perubahan ini akan membawa angin segar atau justru menjadi batu sandungan. Dengan pengembangan yang dimulai dari awal, mungkinkah Square Enix akan mengadopsi mekanisme gameplay baru atau justru kembali ke akar seri? Hanya waktu yang bisa menjawab, namun satu hal pasti: petualangan Dragon Quest XII masih panjang dan penuh misteri.



