Bupati Nagan Raya Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas Sosial di Momen Iduladha
Baca dalam 60 detik
- Pemkab Nagan Raya menggelar pawai takbiran di Masjid Giok sebagai pembuka perayaan Iduladha 1447 H.
- Bupati TR Keumangan menekankan nilai pengorbanan dan kepedulian sosial yang terkandung dalam peristiwa Nabi Ibrahim.
- Kegiatan ini diikuti tiga kecamatan secara langsung, sementara tujuh kecamatan lainnya menggelar pawai mandiri.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menggelar pawai takbiran pada Selasa (26/5/2026) malam di Masjid Agung Baitul A’la atau Masjid Giok, Suka Makmue, untuk menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Acara yang dilepas langsung oleh Bupati TR Keumangan ini menjadi simbol kebersamaan dan penguatan nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, TR Keumangan mengingatkan bahwa Iduladha bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum refleksi atas keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Kisah pengorbanan tersebut, menurutnya, mengajarkan keikhlasan, kepatuhan, dan semangat berbagi kepada sesama. “Peristiwa ini sarat dengan nilai-nilai luhur yang harus kita internalisasi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Iduladha sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiah dan menjaga kerukunan. Ia menekankan pentingnya kepedulian sosial, terutama kepada mereka yang membutuhkan. “Momentum ini harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berakhlak mulia dan cinta damai,” tambahnya.
Apresiasi disampaikan kepada panitia, Forkopimda, TNI/Polri, Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, serta semua pihak yang mendukung kelancaran acara. Ketua Panitia Hizbulwatan menjelaskan bahwa pawai berlangsung tertib dan meriah, dengan partisipasi aktif masyarakat. “Kami bersyukur antusiasme warga sangat tinggi,” ungkapnya.
Ke depan, tradisi positif seperti pawai takbiran diharapkan terus dilestarikan sebagai warisan budaya religius yang memperkuat identitas lokal. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung kegiatan serupa guna menanamkan nilai-nilai spiritual dan sosial sejak dini.



