Petarung Australia Joseph Larcinese Siap Berburu Kemenangan di Road to UFC Season 5
Baca dalam 60 detik
- Joseph Larcinese, petarung flyweight tak terkalahkan dengan rekor 5-0 dan 100% finis, akan memulai perjalanannya di Road to UFC Season 5 melawan Ryoga Arimoto.
- Larcinese melihat turnamen tiga ronde ini sebagai kesempatan untuk mengasah pengalaman dan membuktikan diri layak masuk UFC, berbeda dengan jalur cepat Contender Series.
- Dengan latar belakang dari Eternal MMA yang telah melahirkan banyak petarung UFC sukses, Larcinese bertekad membawa agresivitas dan gaya berburu finis ke dalam oktagon.

Joseph Larcinese, petarung flyweight asal Australia yang belum terkalahkan, siap menunjukkan taringnya di ajang Road to UFC Season 5. Petarung berusia 27 tahun ini akan menghadapi Ryoga Arimoto dari Jepang pada babak pembuka turnamen yang digelar di Macau, Jumat ini. Larcinese, yang memiliki rekor profesional 5-0 dengan tingkat finis 100 persen, bertekad membawa gaya agresif dan mentalitas pemburu kemenangan ke dalam oktagon.
Larcinese mendapatkan tiket menuju Road to UFC setelah penampilan gemilang di Eternal MMA pada Januari lalu. Saat itu, ia mengalahkan Anthony Drilich di ronde ketiga melalui stoppage, tepat di depan Chief Operating Officer UFC, Hunter Campbell. Dalam wawancara usai pertarungan, Larcinese berjanji bahwa apa yang disaksikan Campbell adalah representasi sejati dirinya: seorang petarung yang selalu mencari finis. “Setelah pertarungan itu, saya merasa performa saya cukup istimewa. Beberapa minggu kemudian, ada petunjuk kecil, dan saya langsung bersiap ke Macau,” ujarnya.
Bagi Larcinese, format turnamen tiga ronde ini bukanlah beban, melainkan kesempatan berharga. “Awalnya saya berpikir, ‘Tiga pertarungan untuk masuk UFC?’ Tapi kemudian saya sadar ini yang saya butuhkan dengan pengalaman saya yang baru empat tahun di MMA,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa banyak petarung Contender Series bisa langsung dapat kontrak, tetapi jalur Road to UFC menuntutnya untuk benar-benar membuktikan diri. “Saya harus bekerja keras untuk masuk UFC, dan begitu sampai di sana, saya akan siap.”
Larcinese juga mendapat inspirasi dari rekan setimnya, Josh Culibao, mantan petarung UFC kelas bulu. Selama dua tahun pertama latihan, Larcinese dan saudaranya hanya meniru apa yang dilakukan Culibao. “Kami memastikan bisa mengikuti intensitas dan volume latihannya. Kemudian kami harus berusaha lebih darinya. Itulah cara terbaik untuk naik level,” kenangnya. Selain Culibao, Eternal MMA juga telah melahirkan nama-nama seperti Jack Della Maddalena, Quillan Salkilld, Casey O’Neill, dan Steve Erceg yang sukses di UFC.
“Jangan salah paham dengan julukan ‘Big Sexy’ saya. Saya petarung yang sangat berbeda dari kesan nama itu. Harapkan agresivitas, pertarungan sesungguhnya, dan seseorang yang berburu finis. Bukan soal memenangkan ronde atau poin, tapi menghancurkan lawan.” — Joseph Larcinese
Dengan modal percaya diri dan dukungan dari Eternal MMA yang disebutnya sebagai replika pengalaman UFC, Larcinese siap memulai perjalanan panjang menuju impian bertarung di panggung terbesar MMA dunia. Pertarungannya melawan Arimoto akan menjadi langkah pertama dalam turnamen Road to UFC Season 5 yang digelar di Galaxy Arena, Macau, pada 30 Mei 2026.


