Tottenham Incar Gelandang Middlesbrough Hayden Hackney di Bursa Transfer Musim Panas
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dikabarkan mengincar gelandang Middlesbrough, Hayden Hackney, dengan banderol £25 juta setelah sukses menghindari degradasi Premier League.
- Hackney, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik Championship oleh jurnalis Eric Paylor, mencatatkan 83 peluang tercipta dan rata-rata 1,5 dribel sukses per 90 menit musim ini.
- Kepergian Joao Palhinha yang belum pasti membuat Spurs perlu mendatangkan gelandang baru, dan Hackney dinilai siap naik ke level Premier League.
Tottenham Hotspur mulai menyusun strategi bursa transfer musim panas setelah memastikan diri bertahan di Premier League. Klub asal London Utara itu dikabarkan mengincar gelandang Middlesbrough, Hayden Hackney, sebagai prioritas utama untuk memperkuat lini tengah. Langkah ini diambil di tengah ketidakpastian masa depan Joao Palhinha yang bisa hengkang pada jendela transfer mendatang.
Menurut laporan TEAMtalk, Middlesbrough terpaksa melepas Hackney setelah gagal promosi ke Premier League usai kalah 1-0 dari Hull City di final play-off Championship. Klub asal Yorkshire itu mematok harga £25 juta untuk pemain berusia 23 tahun tersebut, mengingat kontraknya hanya tersisa satu tahun. Tottenham, yang baru saja mengamankan tempat di kasta tertinggi, dinilai mampu memenuhi banderol tersebut tanpa kesulitan berarti.
Hackney, yang juga berperan sebagai kapten Middlesbrough, melewatkan delapan pertandingan terakhir musim reguler dan semifinal play-off karena cedera. Ia hanya tampil selama 20 menit di final Wembley. Tanpa kehadirannya, Boro hanya meraih dua kemenangan, menunjukkan betapa pentingnya perannya di lini tengah. Sepanjang musim, ia menciptakan 83 peluang—terbanyak kedua di Championship—dan mencatat rata-rata 1,5 dribel sukses per 90 menit, tertinggi di skuad Middlesbrough.
Jurnalis Eric Paylor, yang meliput Middlesbrough untuk Teesside Live, menyebut Hackney sebagai "pemain terbaik di Championship". Ia menambahkan, "Bayangkan jika Boro memiliki Hackney, Riley McGree, dan Finn Azaz dalam delapan atau sembilan pertandingan terakhir. Promosi otomatis pasti akan mudah diraih." Pujian ini menegaskan bahwa Hackney memiliki kualitas untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Bagi Tottenham, perekrutan Hackney menjadi langkah logis mengingat kebutuhan akan gelandang serbabisa. De Zerbi, yang baru menangani tujuh pertandingan dengan catatan tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan, membutuhkan amunisi baru untuk memperbaiki performa tim yang dua musim beruntun finis di peringkat 17. Dengan dana yang tersedia dan target yang jelas, Spurs berpeluang besar mengamankan jasa pemain yang disebut-sebut sebagai "fenomenal" oleh kalangan internal klub.
Kepastian status Premier League memberikan Tottenham fleksibilitas dalam bernegosiasi. Jika transfer ini terealisasi, Hackney tidak hanya akan menjadi investasi jangka panjang, tetapi juga solusi instan untuk meningkatkan kreativitas di lini tengah—sesuatu yang sangat dibutuhkan Spurs untuk bangkit musim depan.



