Tiga Bintang Pegadaian Championship Siap Guncang Super League 2026/2027
Baca dalam 60 detik
- Garudayaksa, PSS Sleman, dan Adhyaksa FC resmi promosi ke Super League setelah finis di tiga besar Pegadaian Championship musim ini.
- Gustavo Tocantins (PSS) mengoleksi 24 gol dan 11 assist, dinobatkan sebagai pemain terbaik, sementara Adilson Silva (Adhyaksa) menjadi top scorer dengan 26 gol.
- Everton Nascimento (Garudayaksa) yang berpengalaman di Liga 1 diprediksi menjadi ancaman baru bagi lini pertahanan lawan musim depan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6388384/original/003662100_1779263573-ChatGPT_Image_May_20__2026__02_46_47_PM.jpg)
Persaingan Super League Indonesia musim 2026/2027 dipastikan semakin sengit dengan hadirnya tiga tim promosi dari Pegadaian Championship: Garudayaksa, PSS Sleman, dan Adhyaksa FC. Ketiganya berhasil merebut tiket ke kasta tertinggi setelah finis di posisi tiga besar klasemen akhir kompetisi kasta kedua. Garudayaksa keluar sebagai juara usai mengalahkan PSS di partai final, sementara Adhyaksa FC merebut tempat ketiga setelah menyingkirkan Persipura dalam laga playoff yang dramatis.
Kehadiran tim-tim ini tidak hanya menambah jumlah peserta, tetapi juga menghadirkan deretan pemain berkualitas yang siap menjadi bintang baru. Beberapa nama diprediksi mampu bersaing dengan para pemain top yang sudah malang melintang di Super League. Mereka adalah mesin gol yang menjadi tulang punggung timnya masing-masing selama musim 2025/2026.
Gustavo Tocantins menjadi figur sentral di lini depan PSS Sleman. Pemain asal Brasil ini sebelumnya pernah membela Barito Putera dan bergabung dengan PSS pada musim 2024/2025, yang sayangnya berakhir dengan degradasi. Namun, ia memilih bertahan dan membayar kesetiaannya dengan membawa tim promosi kembali ke Super League hanya dalam satu musim. Ketajamannya di kotak penalti membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik Pegadaian Championship 2025/2026.
Sementara itu, Adhyaksa FC memiliki senjata mematikan bernama Adilson Silva. Striker Portugal berpostur 1,91 meter ini menjadi momok bagi pertahanan lawan berkat kemampuannya menjaga bola dan pergerakan yang sulit diantisipasi. Dengan koleksi 26 gol, ia menjadi pencetak gol terbanyak kompetisi. Gol penentunya ke gawang Persipura di babak playoff menjadi tiket promosi bagi timnya. Kehadirannya diprediksi akan memberikan persaingan ketat bagi para bomber senior seperti David da Silva, Mariano Peralta, dan Alex Martins.
Garudayaksa pun tidak mau kalah. Everton Nascimento, striker Brasil berusia 32 tahun, sudah tidak asing dengan sepak bola Indonesia. Ia pernah bermain untuk PSM Makassar dan Bali United sebelum bergabung dengan Garudayaksa pada awal musim 2025/2026. Pengalamannya di kasta tertinggi menjadi aset berharga. Dengan torehan 14 gol dan 3 assist, ia menjadi motor serangan yang mengantarkan timnya meraih gelar juara sekaligus promosi.
Ketiga pemain ini dipastikan akan menjadi sorotan pada Super League musim depan. Mereka tidak hanya membawa ambisi pribadi, tetapi juga menjadi harapan bagi timnya untuk bersaing di level tertinggi. Dengan rekam jejak yang impresif di Pegadaian Championship, publik sepak bola Indonesia layak menantikan aksi mereka melawan klub-klub besar yang sudah mapan.



