Antonin Kinsky Bangkit dari Keterpurukan, Jadi Pahlawan Tak Terduga Tottenham
Baca dalam 60 detik
- Kiper muda Antonin Kinsky tampil gemilang di laga krusial melawan Everton, membantu Tottenham mengamankan tiga poin vital.
- Penampilannya kontras dengan performa buruk di Liga Champions yang sempat membuatnya dicap 'hancur' oleh pengamat.
- Konsistensi Kinsky di bawah mistar membuka peluangnya menjadi kiper utama Spurs musim depan, menggusur Guglielmo Vicario.

Tottenham Hotspur berhasil mengamankan kemenangan penting atas Everton di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (24/5/2026), berkat gol tunggal Joao Palhinha di babak pertama. Kemenangan ini tidak hanya mengakhiri kutukan N17 atas The Toffees, tetapi juga menjauhkan Spurs dari ancaman degradasi yang membayangi sepanjang musim.
Di balik hasil positif tersebut, sorotan utama tertuju pada performa kiper Antonin Kinsky. Kiper asal Republik Ceko berusia 23 tahun itu tampil luar biasa dengan melakukan penyelamatan krusial, termasuk sebuah aksi gemilang di menit ke-98 yang membuatnya mendapat pujian dari berbagai pihak. Seb Martin, kreator konten Tottenham, bahkan menyebut Kinsky layak menjadi kiper utama Spurs musim depan.
Performa Kinsky ini menjadi kebangkitan yang manis setelah ia sempat dianggap 'hancur' pasca penampilan buruk di Liga Champions melawan Atletico Madrid pada Februari lalu. Jurnalis George Sessions melaporkan bahwa Kinsky sempat kehilangan kepercayaan diri di bawah asuhan pelatih Igor Tudor. Namun, kiper muda itu mampu bangkit dan menunjukkan mentalitas baja di saat tim paling membutuhkannya.
Kemenangan atas Everton menjadi semakin krusial mengingat West Ham United berhasil mengalahkan Leeds United pada hari yang sama. Hasil tersebut membuat persaingan di papan bawah semakin ketat. Namun, Tottenham menunjukkan peningkatan signifikan di bawah asuhan Roberto De Zerbi, terutama di sektor pertahanan. Pemain seperti Micky van de Ven dan Pedro Porro tampil solid, sementara Cristian Romero harus absen karena cedera.
Palhinha, yang tampil impresif sejak dipinjamkan, juga menjadi motor permainan di lini tengah. Gelandang asal Portugal itu dianggap layak dipermanenkan oleh Spurs pada bursa transfer musim panas mendatang. Kombinasi antara Palhinha di lini tengah dan Kinsky di bawah mistar menjadi kunci kebangkitan Tottenham di saat-saat kritis.
Kinsky sendiri mengakui bahwa musim ini tidak berjalan mulus baginya. Namun, ia menegaskan komitmennya untuk terus berkembang dan bersaing memperebutkan posisi kiper utama. Dengan ketidakpastian masa depan Guglielmo Vicario, Kinsky memiliki peluang besar untuk menjadi andalan Spurs di masa depan. Jika ia mampu mempertahankan performa seperti saat melawan Everton, bukan tidak mungkin ia akan menjadi kiper nomor satu Tottenham untuk tahun-tahun mendatang.



