Akhir Era DERBYSTAR di Bundesliga: Delapan Musim Penuh Gol Berakhir
Baca dalam 60 detik
- Kemitraan resmi antara Bundesliga dan DERBYSTAR resmi berakhir setelah musim 2025/26, menandai berakhirnya kerja sama selama delapan tahun.
- Peralihan ke adidas sebagai pemasok bola resmi mulai musim 2026/27 telah diumumkan sejak Maret 2025, dengan apresiasi tinggi dari DFL terhadap DERBYSTAR.
- Bola terakhir DERBYSTAR akan digunakan pada leg kedua play-off degradasi/promosi, menutup era yang identik dengan gol-gol spektakuler di Jerman.

Bundesliga secara resmi mengakhiri kemitraan dengan DERBYSTAR setelah delapan musim penuh prestasi. Kerja sama yang dimulai sejak musim 2018/19 itu akan berakhir pada penutupan musim 2025/26, dengan bola terakhir buatan DERBYSTAR digunakan pada leg kedua play-off degradasi dan promosi di dua kasta tertinggi Jerman.
Keputusan ini telah dikonfirmasi sejak Maret 2025, ketika DFL mengumumkan bahwa adidas akan menjadi pemasok bola resmi untuk Bundesliga dan Bundesliga 2 mulai musim 2026/27. Direktur Utama DFL, Steffen Merkel, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada DERBYSTAR atas kerja sama yang luar biasa dan penuh kepercayaan selama ini. βMenyusul transisi yang akan datang, kami ingin mengucapkan terima kasih khusus kepada mitra kami saat ini, DERBYSTAR, atas kerja sama yang luar biasa dan selalu didasari kepercayaan,β ujar Merkel dalam pernyataan resmi.
Selama delapan tahun, DERBYSTAR telah menjadi bagian integral dari pertandingan-pertandingan Bundesliga. Bola-bola produksinya menjadi saksi ribuan gol, momen dramatis, dan sejarah yang tercipta di lapangan hijau. Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit dalam rilis resmi, kontribusi DERBYSTAR terhadap kualitas permainan dan estetika pertandingan patut diakui. Keputusan beralih ke adidas menandai babak baru bagi liga, sekaligus menutup era yang identik dengan inovasi bola pertandingan.
Bagi para penggemar sepak bola Jerman, momen ini mungkin membawa sedikit nostalgia. DERBYSTAR telah menjadi pemasok bola sejak 2018, menggantikan merek sebelumnya. Selama periode tersebut, bola DERBYSTAR digunakan di seluruh pertandingan Bundesliga, Bundesliga 2, serta play-off promosi dan degradasi. Kini, dengan berakhirnya kontrak, adidas akan mengambil alih peran tersebut, membawa desain dan teknologi terbaru mereka ke kancah sepak bola Jerman.
Peralihan ini juga mencerminkan dinamika komersial dalam sepak bola modern. Keputusan DFL untuk beralih ke adidas, salah satu merek olahraga terbesar dunia, kemungkinan didasari pertimbangan strategis jangka panjang, termasuk potensi pemasaran global dan sinergi dengan kompetisi internasional. Namun, DFL tetap memberikan apresiasi tinggi kepada DERBYSTAR atas dedikasi dan kualitas yang telah diberikan selama delapan musim.
Ke depannya, para penggemar dapat menantikan era baru bola pertandingan di Bundesliga. adidas, yang sudah menjadi pemasok resmi untuk berbagai kompetisi elite seperti Piala Dunia FIFA dan Liga Champions UEFA, diharapkan membawa standar kualitas dan inovasi yang sejalan dengan reputasi Bundesliga sebagai salah satu liga terbaik di dunia. Sementara itu, DERBYSTAR akan tetap dikenang sebagai bagian dari sejarah liga yang penuh gol dan kejutan.



