Tabrakan Beruntun di Tol Cipali Tewaskan Satu Penumpang, Polisi Selidiki Penyebab
Baca dalam 60 detik
- Kecelakaan antara bus dan truk di Tol Cipali KM 182.100 A pada Sabtu dini hari menewaskan seorang penumpang asal Sidoarjo.
- Korban meninggal berinisial MF (27), sementara dua penumpang lain luka-luka dan dirawat di RS Sentra Medika.
- Polisi masih melakukan penyelidikan dan mengamankan kedua kendaraan di Kantor PJR Cipali untuk pemeriksaan lebih lanjut.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6700645/original/092654400_1779520141-1001397138.jpg)
Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cipali pada Sabtu (23/5/2026) dini hari. Sebuah bus menabrak bagian belakang truk yang melaju searah di depannya, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka. Peristiwa ini terjadi di KM 182.100 jalur A, tepat di wilayah Desa Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 01.40 WIB.
Kepala Satlantas Polresta Cirebon, AKP Yudha Setyo Rahardjo, mengonfirmasi bahwa bus berpelat H 7370 OA yang dikemudikan oleh pria berinisial T (53) melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Sesampainya di lokasi kejadian, bus diduga tidak mampu menghindari truk bernomor polisi B 9450 UIS yang berjalan lebih lambat di depannya. Benturan keras menyebabkan bagian depan bus ringsek dan sejumlah penumpang mengalami cedera.
Korban meninggal, MF (27), merupakan warga Sidoarjo, Jawa Timur. Jenazahnya telah dievakuasi ke RSUD Arjawinangun untuk proses identifikasi dan penyerahan kepada keluarga. Sementara itu, dua penumpang lain yang mengalami luka-luka mendapatkan perawatan intensif di RS Sentra Medika. Kondisi mereka dilaporkan stabil, namun belum ada keterangan lebih lanjut mengenai jenis cedera yang dialami.
Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat. Bus dan truk yang mengalami kerusakan berat kini diamankan di Kantor PJR Cipali guna kepentingan penyidikan. AKP Yudha menambahkan bahwa kasus ini masih dalam penanganan petugas. "Untuk barang bukti kecelakaan diamankan di Kantor PJR Cipali," ujarnya.
Kecelakaan di Tol Cipali kembali menyoroti pentingnya kewaspadaan pengemudi, terutama di jam-jam rawan seperti dini hari. Faktor kelelahan, kecepatan, dan jarak aman kerap menjadi pemicu kecelakaan serupa. Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti insiden ini, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran lalu lintas atau faktor teknis pada kendaraan.
Ke depan, pengelola tol dan aparat penegak hukum diharapkan dapat meningkatkan patroli dan sosialisasi keselamatan berkendara, khususnya bagi bus umum yang kerap beroperasi pada malam hari. Masyarakat pengguna jalan juga diimbau untuk selalu mematuhi rambu dan menjaga jarak aman guna menghindari tragedi serupa.



