Pemadaman Listrik Massal di Sumatera: Bandara Kualanamu dan Mal Beroperasi dengan Daya Cadangan
Baca dalam 60 detik
- Bandara Kualanamu memastikan penerbangan tetap normal berkat sistem kelistrikan cadangan saat Sumatera blackout.
- Pusat perbelanjaan Sun Plaza Medan mengaktifkan genset untuk menjaga operasional dan keamanan pengunjung.
- PLN menurunkan tim teknis untuk memulihkan jaringan listrik yang terganggu sejak Jumat malam.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6630219/original/084834300_1779463331-Kualanamu.jpeg)
Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, termasuk Aceh, Medan, Palembang, dan Pekanbaru, sejak Jumat sore (22/5/2026) tidak mengganggu operasional Bandara Internasional Kualanamu. Manajemen bandara memastikan seluruh layanan penerbangan tetap berjalan normal dengan dukungan sistem kelistrikan cadangan.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi @kualanamu.airport, pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk tetap memantau jadwal perjalanan dan mengutamakan keselamatan. Mereka menegaskan bahwa pemadaman listrik di berbagai titik tidak memengaruhi aktivitas bandara yang berlokasi di Deli Serdang, Sumatera Utara ini.
Di sisi lain, pemadaman listrik juga berdampak pada pusat perbelanjaan besar di Medan, seperti Sun Plaza. Manajemen mal bergerak cepat mengaktifkan generator set (genset) untuk menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung. Marketing Communication Manager Sun Plaza Medan, Dini Asih Nasution, menyatakan bahwa genset diaktifkan segera setelah aliran listrik dari PLN terputus, sehingga aktivitas di dalam mal tidak terganggu secara signifikan.
βAdanya blackout yang terjadi secara tiba-tiba sore ini langsung diantisipasi dengan penggunaan genset. Secara bertahap, aliran listrik di seluruh area mal kembali menyala,β ujar Dini dalam keterangannya.
PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara mengonfirmasi bahwa gangguan terjadi sejak pukul 18.44 WIB. Tim teknis telah diterjunkan ke titik-titik krusial untuk melakukan pengecekan dan pemulihan sistem kelistrikan. Hingga berita ini diturunkan, proses pemulihan masih berlangsung dan masyarakat diimbau untuk bersabar.
Kejadian ini menyoroti pentingnya infrastruktur kelistrikan yang andal di Sumatera, terutama untuk fasilitas publik vital seperti bandara dan pusat perbelanjaan. Ke depan, langkah antisipasi seperti penguatan sistem cadangan daya perlu terus ditingkatkan guna meminimalkan dampak gangguan serupa.



