Blackout Sumut Berujung Tragis: Dua Karyawan Tewas Akibat Keracunan Asap Genset
Baca dalam 60 detik
- Dua pekerja toko ponsel di Batubara ditemukan tewas di dalam ruko setelah menggunakan genset saat pemadaman listrik massal di Sumatera Utara.
- Peristiwa ini menyoroti risiko fatal penggunaan genset di ruang tertutup tanpa ventilasi yang memadai selama krisis listrik.
- Insiden ini menambah daftar dampak serius dari blackout yang dipicu gangguan transmisi akibat cuaca buruk di Jambi.

Dua karyawan toko aksesori ponsel di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, ditemukan tewas di dalam rumah toko (ruko) pada Sabtu (23/5) lalu. Keduanya diduga menjadi korban keracunan asap dari mesin genset yang dioperasikan saat pemadaman listrik massal (blackout) melanda seluruh wilayah Sumut.
Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, mengungkapkan bahwa peristiwa nahas itu terjadi di Ruko Indrapura ACC, Lingkungan III, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih. Kronologi bermula sekitar pukul 12.30 WIB ketika rekan kerja korban datang untuk membuka toko, namun mendapati ruko dalam keadaan tertutup rapat tanpa respons dari dalam. Setelah mencoba menghubungi melalui telepon dan tidak dijawab, pengawas toko bersama warga setempat memutuskan untuk membuka paksa pintu.
"Di dalam kamar, kami menemukan empat orang dalam kondisi mengenaskan. Dua orang sudah meninggal dunia, sementara dua lainnya pingsan," ujar Rahmat pada Minggu (24/5). Korban meninggal diidentifikasi sebagai RR (24) asal Kota Tebing Tinggi dan AA (22) asal Kabupaten Serdang Bedagai. Dua korban selamat, M (22) dan DCA (17), langsung dilarikan ke RSUD Bidadari untuk mendapatkan perawatan intensif.
Menurut keterangan polisi, dugaan sementara penyebab kematian adalah keracunan karbon monoksida (CO) dari genset yang menyala di dalam ruangan tanpa ventilasi yang baik. "Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti, namun indikasi awal mengarah pada asap genset," tambah Rahmat. Insiden ini menjadi pengingat akan bahaya laten penggunaan genset di area tertutup, terutama saat listrik padam dalam waktu lama.
Blackout yang melanda Sumut sejak Jumat malam telah melumpuhkan aktivitas masyarakat, mulai dari rumah tangga, perkantoran, hingga transportasi umum. Gangguan pada transmisi listrik di Jambi tersebut menunjukkan betapa rentannya sistem kelistrikan terinterkoneksi di Sumatra terhadap faktor cuaca ekstrem. Peristiwa ini juga memicu kekhawatiran akan keselamatan warga yang bergantung pada genset sebagai sumber listrik darurat.
Ke depan, insiden ini diharapkan mendorong sosialisasi lebih gencar mengenai prosedur aman penggunaan genset, termasuk pentingnya menempatkan mesin di luar ruangan atau memastikan sirkulasi udara yang memadai. Otoritas setempat juga perlu mengevaluasi kesiapan infrastruktur kelistrikan guna meminimalkan risiko blackout serupa di masa mendatang.



