Antam Manfaatkan Jogja Financial Festival 2026 untuk Perluas Adopsi Emas Digital Lewat Program BRANKAS
Baca dalam 60 detik
- Antam menawarkan pendaftaran gratis program BRANKAS di Jogja Financial Festival 2026, membebaskan biaya tahunan Rp100 ribu per gram emas.
- Program ini dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas transaksi emas fisik digital dengan harga lebih kompetitif dan buyback lebih tinggi.
- Promo terbatas untuk 50 pendaftar pertama selama 22-23 Mei 2026, mencerminkan strategi Antam dalam merespons lonjakan permintaan emas nasional.

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memanfaatkan gelaran Jogja Financial Festival 2026 yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, pada 22-23 Mei 2026, sebagai momentum untuk memperkenalkan layanan emas digital kepada masyarakat. Melalui booth yang disediakan, perusahaan tambang pelat merah ini menawarkan program BRANKAS (Berencana Aman Kelola Emas) dengan pendaftaran gratis, sebuah langkah strategis di tengah tingginya minat investasi emas di Indonesia.
BRANKAS merupakan platform resmi Antam yang memungkinkan transaksi emas fisik digital secara aman dan terdaftar di Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Dalam kondisi normal, setiap pembelian emas seberat 1 gram dikenakan biaya pendaftaran tahunan sebesar Rp100 ribu. Namun, selama festival, Antam menggratiskan biaya tersebut untuk 50 pendaftar pertama, memberikan insentif langsung bagi investor ritel yang ingin beralih ke emas digital.
- Harga pembelian lebih rendah dibandingkan emas fisik konvensional.
- Harga jual kembali (buyback) lebih tinggi, meningkatkan likuiditas investasi.
- Pendaftaran daring dan transaksi dapat dilakukan dari mana saja.
- Jaringan butik emas Logam Mulia tersebar di seluruh Indonesia untuk penukaran fisik.
- Diawasi Bappebti, memberikan jaminan regulasi dan keamanan transaksi.
Antam juga menyediakan variasi gramasi emas mulai dari ukuran kecil hingga 50 gram di booth pameran, memungkinkan peserta dengan berbagai tingkat modal untuk berpartisipasi. Langkah ini sejalan dengan tren peningkatan permintaan emas di Indonesia yang didorong oleh ketidakpastian ekonomi global dan inflasi. Dengan menghadirkan solusi digital yang terintegrasi, Antam tidak hanya memudahkan akses tetapi juga memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar emas ritel.
Keputusan Antam untuk membatasi promo pada 50 pendaftar pertama dan hanya selama dua hari menandakan pendekatan eksklusivitas yang dirancang untuk menciptakan urgensi di kalangan pengunjung. Strategi ini kerap digunakan untuk mengukur minat pasar terhadap produk baru sebelum diperluas secara nasional. Jika respons positif, bukan tidak mungkin Antam akan mengulang skema serupa di event-event lain di kota-kota besar Indonesia.
Ke depan, adopsi emas digital melalui platform seperti BRANKAS diprediksi akan semakin masif seiring dengan literasi keuangan digital yang meningkat. Bagi investor, kemudahan transaksi dan pengawasan ketat dari Bappebti menjadi nilai tambah yang membuat emas digital semakin relevan sebagai alternatif investasi. Antam, dengan pengalaman puluhan tahun di industri logam mulia, berada di posisi tepat untuk memimpin transformasi ini.



