Settler Intimidation in West Bank: Palestinian Family Forced to Exhume Fresh Grave
Baca dalam 60 detik
- Settler groups in the northern West Bank compelled a Palestinian family to disinter a relative’s body just hours after burial, citing proximity to a reauthorized settlement.
- The incident underscores the growing impunity of extremist settlers under the current Israeli administration, with military forces present but not intervening.
- Renewed settlement activity, including the formal reestablishment of Sa-Nur, signals a shift in U.S. policy under the Trump administration, further complicating peace prospects.

Seorang warga Palestina, Mohammed Asasa, menceritakan bagaimana keluarganya dipaksa oleh pemukim Israel di Tepi Barat utara untuk menggali kembali makam kerabatnya yang baru saja dimakamkan. Kejadian pada Jumat lalu itu bermula ketika jenazah ayahnya, Hussein Asasa (80), dikebumikan di pemakaman desa Asasa dengan koordinasi militer Israel. Namun, tak lama setelah pemakaman, sekelompok pria bersenjata dari pemukiman Sa-Nur datang dan mengklaim lahan tersebut milik mereka, yang berjarak kurang dari setengah kilometer.
Menurut Mohammed, saat keluarga sedang menerima belasungkawa, warga desa berlari memberi tahu bahwa para pemukim mulai menggali makam yang baru ditutup. "Saat kami tiba di pemakaman, tempat itu sudah dipenuhi pemukim dan tentara yang dikepung oleh mereka," ujarnya. Untuk menghindari penggalian paksa menggunakan buldoser, warga desa memutuskan memindahkan sendiri jenazah tersebut. Rekaman video memperlihatkan mereka membawa jenazah dengan pengawalan militer, sementara pria yang diduga pemukim berada di lereng bukit.
Insiden ini menyoroti pengaruh besar pemukim ekstremis selama empat tahun pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang didominasi oleh para pemimpin pemukim. Militer Israel, meskipun hadir di lokasi, tidak menghentikan aksi tersebut. Juru bicara militer mengatakan pasukan merespons laporan bentrokan dan menyita alat penggalian milik pemukim, namun tidak memaksa keluarga memindahkan jenazah. Tidak ada penangkapan yang dilaporkan.



