Jogja Financial Festival 2026 Diserbu Pelajar dan Investor Muda, Ini Daya Tariknya
Baca dalam 60 detik
- Antusiasme tinggi terlihat sejak pagi hari, dengan ribuan peserta termasuk pelajar dari berbagai sekolah di Yogyakarta.
- Acara menghadirkan deretan pembicara kelas kakap dari sektor perbankan, pasar modal, dan BUMN, serta tokoh komedi sebagai hiburan.
- Festival ini menjadi barometer literasi keuangan generasi muda yang kian meningkat, sekaligus ajang networking investor ritel.

Jogja Financial Festival 2026 yang digelar di Jogja Expo Centre (JEC), Bantul, pada Sabtu (23/5/2026) langsung dipadati peserta sejak pukul 08.45 WIB, padahal acara baru akan dimulai 45 menit kemudian. Kerumunan didominasi pelajar dan mahasiswa yang datang berbondong-bondong, salah satunya Radin, siswa kelas 10 SMA 9 Yogyakarta, yang mengaku penasaran dengan rangkaian acara dan ingin mengeksplorasi dunia keuangan.
Festival hari kedua ini menghadirkan sederet tokoh penting, mulai dari Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun yang menyampaikan keynote speech, hingga para direktur utama bank-bank besar tanah air. Sesi Business Talk 'The Bankers' diisi oleh Hery Gunardi (BRI), Nixon LP Napitupulu (BTN), Anggoro Eko Cahyo (BSI), Abu Santosa Sudradjat (BNI), dan Novita Widya Anggraini (Mandiri). Tak ketinggalan, CEO Talks bersama Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto, serta sesi 1 on 1 Executive bersama COO Danantara Donny Oskaria.
Sesi pasar modal 'Bonds and Capital' turut menghadirkan Reynaldi Hermansjah (Dirut PT SMI) dan diskusi mengenai obligasi serta investasi. Untuk menambah semarak, pengunjung juga disuguhkan stand-up comedy dari Surya Insomnia dan Kiky Saputri. Malam harinya, digelar Educational Class dengan tema 'Entrepreneur Talks' bersama Chairul Tanjung dan Hery Gunardi, serta 'Muda Kaya Raya, Tua Sejahtera' bersama perwakilan OJK dan AAJI.
Tak hanya itu, sesi 'Cuan Sebelum 25' dari Livin' by Mandiri dan 'Smart Investing with ANTAM' menjadi magnet tersendiri bagi generasi milenial dan Gen Z yang ingin belajar investasi sejak dini. Kehadiran puluhan siswa dari SMA 9 Yogyakarta yang datang bersama 72 temannya menjadi bukti bahwa literasi keuangan kini mulai diminati sejak bangku sekolah.
Festival ini bukan sekadar ajang seremonial, melainkan cermin pergeseran kesadaran finansial masyarakat Indonesia, terutama di luar Jakarta. Dengan menggabungkan edukasi, hiburan, dan networking, Jogja Financial Festival berpotensi menjadi model bagi acara serupa di daerah lain untuk mempercepat pemerataan literasi keuangan nasional.



