Viral Pocong Bawa Parang di Tangsel, Polisi: Itu Hanya Pengamen, Jangan Percaya Hoaks
Baca dalam 60 detik
- Polsek Ciputat Timur memastikan sosok pocong yang viral di media sosial hanyalah pengamen berkostum, bukan ancaman nyata.
- Isu tersebut diperparah oleh penyebaran ulang konten dengan narasi palsu yang provokatif oleh pihak tak bertanggung jawab.
- Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih kritis terhadap informasi digital dan melaporkan langsung jika menemukan kejadian mencurigakan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6501085/original/010699100_1779357183-isu-pocong-gentayangan-dan-suka-gedor-rumah-gegerkan-warga-pangkep.jpg)
Polsek Ciputat Timur, Tangerang Selatan, angkat bicara terkait hebohnya video dan foto sosok pocong yang dikabarkan membawa parang di media sosial. Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menegaskan bahwa hingga kini tidak ada bukti valid yang mendukung klaim tersebut. Sosok yang meresahkan warga itu ternyata hanyalah seorang pengamen yang menggunakan kostum pocong untuk menarik perhatian saat berkeliling pada malam hari.
Bambang menjelaskan bahwa penyelidikan di lapangan tidak menemukan indikasi pengamen tersebut membawa senjata tajam. "Sampai sejauh ini belum ada indikasi laporan warga mereka membawa sajam," ujarnya. Menurutnya, isu ini menjadi liar setelah foto atau video pengamen tersebut disebarkan ulang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan menambahkan narasi provokatif. "Jadi hanya isu yang dilempar oleh orang yang tidak bertanggung jawab, diterima oleh masyarakat dan dibumbui oleh hal-hal yang membuat gangguan kamtibmas," tambah Bambang.
Fenomena ini menjadi pengingat akan bahaya penyebaran informasi palsu di era digital. Bambang mengimbau masyarakat untuk tidak langsung percaya pada konten viral, terutama yang bernuansa horor atau mengancam. Ia juga menyoroti potensi manipulasi konten menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang kian marak. "Silakan masyarakat melapor ke kami bila menemui hal yang isunya ada pocong, pocongnya bawa sajam, dan lain-lain. Asal semua berdasarkan bukti, bukan hanya katanya," tegas Bambang.
Ke depan, polisi akan terus mengintensifkan patroli dan sosialisasi literasi digital kepada warga. Situasi keamanan di wilayah Ciputat Timur dipastikan aman dan terkendali. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.



