Leeds United Incar Harvey Elliott sebagai Versi Modern Raphinha di Bawah Asuhan Farke
Baca dalam 60 detik
- Leeds United dikabarkan siap mengajukan tawaran £25 juta untuk merekrut gelandang serang Liverpool, Harvey Elliott, yang minim menit bermain di Aston Villa.
- Manajer Daniel Farke melihat Elliott sebagai kandidat ideal untuk mengisi peran kreatif di sayap kanan, mirip dengan gaya bermain Raphinha yang pernah menjadi andalan The Whites.
- Kesepakatan ini berpotensi menguntungkan kedua belah pihak: Elliott mendapat kesempatan reguler, sementara Leeds bisa meraup keuntungan besar di masa depan jika performanya melesat.

Leeds United dikabarkan tengah mempersiapkan langkah konkret di bursa transfer musim panas dengan mengincar gelandang serang Liverpool, Harvey Elliott. Klub asuhan Daniel Farke itu disebut siap bersaing dengan Coventry City untuk mendapatkan tanda tangan pemain berusia 23 tahun tersebut, yang mengalami masa pinjaman kurang memuaskan di Aston Villa musim ini.
Menurut laporan yang beredar, Elliott hanya mencatatkan lima penampilan di Liga Premier bersama The Villans di bawah asuhan Unai Emery. Situasi ini membuatnya menginginkan kepastian menit bermain reguler pada musim 2026/27. Liverpool, yang kini ditangani Arne Slot, dikabarkan tidak keberatan melepas pemain akademi mereka dengan banderol sekitar £25 juta.
Ketertarikan Leeds terhadap Elliott tidak lepas dari kebutuhan Farke akan sosok kreatif di lini serang, terutama setelah kepergian Raphinha ke Barcelona pada 2022. Semasa berseragam Leeds, pemain asal Brasil itu menjadi bintang dengan torehan 17 gol dan 12 assist dalam 67 pertandingan, serta kerap menjadi penentu kemenangan di momen krusial. Farke, yang baru menangani Leeds setelah degradasi ke Championship, tidak pernah sempat bekerja sama dengan Raphinha.
Elliott memiliki profil yang mirip dengan Raphinha: ia lebih suka beroperasi dari sisi kanan dan memotong ke dalam menggunakan kaki kiri untuk menciptakan peluang. Kemampuannya mencetak gol spektakuler, seperti saat melawan Tottenham Hotspur pada 2024, menunjukkan naluri penyelesaian akhir yang tajam. Meski musim ini perkembangannya sedikit terhambat, pengalamannya di level tertinggi sepak bola Inggris tidak perlu diragukan.
Bagi Leeds, investasi £25 juta untuk pemain seusia Elliott dianggap sebagai langkah cerdas. Selain berpotensi menjadi pilar utama dalam skema Farke, nilai jualnya bisa meroket jika ia mampu tampil konsisten. Dengan fondasi yang sudah dibangun Farke musim lalu—termasuk kemenangan atas Manchester United dan Chelsea—kehadiran Elliott bisa menjadi katalis untuk mendorong Leeds ke papan atas musim depan.
Keputusan akhir tentu bergantung pada kesepakatan antara kedua klub dan keinginan pemain. Namun, jika transfer ini terwujud, Leeds tidak hanya mendapatkan pemain bertalenta, tetapi juga aset jangka panjang yang bisa mendatangkan keuntungan finansial signifikan di masa depan.



