Aston Villa Usik Barcelona: Ajukan Tawaran ke Rashford, Sang Bintang Masih Lebih Pilih Camp Nou
Baca dalam 60 detik
- Dilema kepindahan Rashford: Aston Villa secara resmi mengajukan tawaran kepada Marcus Rashford (28 tahun), tetapi sang pemain masih lebih memilih bertahan di Barcelona meskipun klub Catalan tersebut ragu mengaktifkan opsi pembelian permanen senilai €30 juta.
- Performa solid di La Liga: Rashford mencatat 14 gol dan 14 assist dari 48 penampilan di semua kompetisi bersama Barcelona musim ini—rata-rata kontribusi setiap 90 menit—setelah bergabung dengan status pinjaman dari Manchester United.
- Kendala finansial Barca: Barcelona lebih memilih memperpanjang masa pinjaman daripada membeli permanen karena keterbatasan anggaran dan beban gaji, membuka peluang bagi Aston Villa untuk mencuri tanda tangan pemain internasional Inggris tersebut.

BIRMINGHAM, INGGRIS — Aston Villa kembali menggoda Marcus Rashford untuk kembali ke Villa Park, dengan klub asal Birmingham tersebut dilaporkan telah mengajukan tawaran kepada pemain internasional Inggris berusia 28 tahun itu. Namun, menurut laporan Mundo Deportivo yang dikutip Sport Witness, Rashford masih lebih memilih bertahan di Barcelona meskipun masa depannya di Camp Nou belum pasti. Setelah menjalani musim pinjaman yang solid di Catalan, Rashford dihadapkan pada pilihan sulit antara kembali ke Premier League atau berjuang untuk mendapatkan kontrak permanen di Spanyol.
Musim Solid di Barca, tetapi Permanen Masih Jauh
Rashford bergabung dengan Barcelona dengan status pinjaman musim panas lalu setelah penampilan impresifnya di Aston Villa pada paruh kedua musim 2024/25. Kepindahan itu mewujudkan mimpinya bermain di La Liga, dan ia tidak mengecewakan. Dalam 48 penampilan di semua kompetisi musim ini, Rashford mencatatkan 14 gol dan 14 assist—rata-rata satu kontribusi gol setiap 90 menit. Angka tersebut menunjukkan bahwa ia masih produktif meskipun tidak selalu menjadi pilihan utama di tim yang dilatih Hansi Flick. Namun, meskipun performanya solid, Barcelona masih ragu untuk mengaktifkan opsi pembelian permanen senilai €30 juta yang telah disepakati dengan Manchester United. Faktor utama adalah keterbatasan anggaran dan beban gaji klub yang masih membelenggu langkah Barcelona di bursa transfer.
Menurut laporan yang sama, Barcelona lebih memilih untuk memperpanjang masa pinjaman Rashford untuk satu musim lagi daripada membelinya secara permanen. Skenario ini tentu tidak ideal bagi Rashford, yang menginginkan kepastian masa depan. Manchester United, yang masih memegang kontraknya, juga tidak akan senang dengan proposal perpanjangan pinjaman karena mereka ingin menjual pemain tersebut secara permanen untuk mendapatkan dana segar dan mengurangi beban gaji.
📊 STATISTIK RASHFORD 2025/26
Gol: 14
Assist: 14
Penampilan: 48 (semua kompetisi)
Kontribusi per 90 menit: 1 gol/assist
Opsi pembelian: €30 juta (dari Manchester United)
Aston Villa: Kenangan Manis dan Kebutuhan Mendesak
Aston Villa memiliki kenangan indah tentang Rashford. Pada paruh kedua musim 2024/25, ia dipinjamkan ke Villa Park dan tampil luar biasa, membantu tim lolos ke kompetisi Eropa. Kini, dengan musim 2025/26 yang telah berakhir, Villa kembali mengincar Rashford untuk memperkuat lini serang mereka yang saat ini sangat bergantung pada Morgan Rogers dan Ollie Watkins. Kecepatan dan ketajaman Rashford dari sisi kiri akan menjadi pelengkap ideal bagi kreativitas Rogers dan penyelesaian akhir Watkins yang tajam. Namun, tantangan terbesar Villa adalah membujuk Rashford untuk meninggalkan Barcelona—klub yang selalu ia impikan. Laporan menunjukkan bahwa Rashford masih lebih memilih bertahan di Camp Nou jika memungkinkan, meskipun Barcelona belum memberikan jaminan kontrak permanen.
Prospek ke Depan: Beban di Pundak Rashford
Ke depan, keputusan akhir ada di tangan Rashford—dan juga dompet Barcelona. Jika Barcelona benar-benar tidak mampu atau tidak mau membayar €30 juta untuk membelinya secara permanen, Rashford harus mempertimbangkan opsi lain. Aston Villa adalah pilihan yang paling realistis, mengingat ia pernah sukses di sana dan klub tersebut jelas-jelas menginginkannya. Namun, ego sebagai pemain internasional Inggris dan ambisi bermain di level tertinggi Eropa mungkin membuatnya enggan kembali ke klub non-Liga Champions. Satu hal yang pasti: Rashford tidak akan kembali ke Manchester United. Hubungannya dengan klub sudah berakhir, dan ia akan dijual ke mana pun—baik ke Barcelona, Aston Villa, atau klub lain yang berminat. Bagi Aston Villa, mendapatkan Rashford akan menjadi pernyataan ambisi yang kuat. Bagi Barcelona, kehilangan Rashford secara gratis (kembali ke MU lalu dijual ke klub lain) akan menjadi kegagalan manajemen yang memalukan. Musim panas ini akan menjadi ujian bagi ketiga pihak.
"Marcus Rashford has his heart set on remaining at Camp Nou beyond the summer transfer window. So, Aston Villa will face an uphill task to turn Rashford's head despite his fruitful loan stint last season." — Laporan Mundo Deportivo.



