Peringatan May Day 2026 di Monas: Buruh Sampaikan Aspirasi dan Apresiasi atas Kehadiran Presiden Prabowo
Baca dalam 60 detik
- Ribuan buruh memadati Monas untuk memperingati May Day 2026 yang dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
- Buruh menyuarakan tuntutan terkait keterjangkauan harga pangan, pendidikan murah, dan perbaikan sistem kerja.
- Kehadiran Presiden mendapatkan apresiasi tinggi sebagai bentuk dukungan moral bagi kaum pekerja di seluruh Indonesia.

Kawasan Monumen Nasional (Monas) menjadi titik pusat peringatan Hari Buruh Internasional pada Jumat, 1 Mei 2026. Ribuan pekerja dari berbagai daerah berkumpul untuk menyuarakan aspirasi mereka, sekaligus memberikan apresiasi langsung atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto di tengah-tengah massa buruh.
Aspirasi Utama Kaum Buruh:
- Kesejahteraan Ekonomi: Harapan agar harga bahan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah.
- Pendidikan Murah: Keinginan agar akses pendidikan berkualitas dapat dinikmati dengan biaya yang rendah oleh keluarga pekerja.
- Sistem Kerja Layak: Perjuangan untuk realisasi sistem kerja yang lebih manusiawi dan menjamin kehidupan yang lebih layak bagi buruh.
Suara dari Penjuru Daerah
Para pekerja menempuh perjalanan jauh demi menyampaikan harapan mereka di panggung aspirasi tahunan ini.
| Nama Pekerja | Asal Daerah | Pesan Utama |
|---|---|---|
| Maryadi | Serang, Banten | Mengharapkan kemudahan akses pendidikan dan harga bahan pokok yang terjangkau. |
| Sumarsih | Cimahi, Jawa Barat | Apresiasi kehadiran Presiden dan harapan realisasi cita-cita buruh. |
| Juwita | Pringsewu, Lampung | Antusiasme melihat Presiden dan harapan agar kinerja pemerintah semakin baik. |
"Luar biasa, terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah berkenan menghadiri perayaan Hari Buruh kita," ujar Sumarsih, buruh tekstil asal Cimahi.
Peringatan tahun ini dinilai spesial karena kehadiran Presiden di tengah massa menciptakan ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan rakyat pekerja. Kisah para buruh dari berbagai latar belakang industri ini menggambarkan semangat kolektif untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih sejahtera.



