Sharon Osbourne Beri Sinyal Akan Ikut Pawai Anti-Imigrasi Sayap Kanan Pimpinan Tommy Robinson
Baca dalam 60 detik
- Sharon Osbourne menyatakan akan bergabung dalam pawai anti-imigrasi 'Unite the Kingdom' yang dipimpin oleh tokoh sayap kanan Inggris, Tommy Robinson, pada 16 Mei mendatang.
- Tommy Robinson memicu kontroversi dengan menyebarkan klaim statistik palsu (yang telah dibantah) bahwa imigran Afghanistan 22 kali lebih mungkin melakukan kejahatan seksual, dalam upayanya menentang imigrasi massal.
- Sebagai perbandingan, pawai sayap kanan sebelumnya menarik sekitar 100.000 peserta dan berujung ricuh, sementara pawai anti-sayap kanan yang didukung berbagai musisi berhasil mengumpulkan massa jauh lebih besar, yakni hingga 500.000 orang di London.

Sharon Osbourne, janda dari mendiang Ozzy Osbourne, tampaknya mengonfirmasi rencananya untuk menghadiri pawai anti-imigrasi yang diorganisasi oleh komentator sayap kanan radikal, Tommy Robinson. Pawai yang mengusung spanduk 'Unite the Kingdom' tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada 16 Mei mendatang.
Fakta Kunci & Statistik Terkait Pawai Kelompok di Inggris:
- Statistik Kelompok Etnis (Telah Dibantah): Dalam seruannya, Robinson mengutip statistik dari Nigel Farage yang mengklaim bahwa orang dari Afghanistan 22 kali lebih mungkin melakukan pelanggaran seksual dibandingkan warga Inggris. (Catatan: Artikel NME menegaskan bahwa klaim statistik ini telah dibantah secara faktual/debunked).
- Pawai Sayap Kanan (September): Pawai 'Unite the Kingdom' sebelumnya dihadiri oleh lebih dari 100.000 peserta. Sebanyak 25 orang ditangkap dan 26 petugas polisi terluka. Aksi ini juga dihadang oleh sekitar 5.000 pengunjuk rasa tandingan dari kelompok anti-fasis.
- Pawai Anti-Sayap Kanan (Bulan Lalu): Sebagai perbandingan, pawai yang diorganisasi oleh Together Alliance untuk menentang ekstremisme sayap kanan berhasil mengumpulkan sekitar 500.000 orang (setengah juta jiwa) di pusat kota London.
Keterlibatan Sharon Osbourne terungkap melalui kolom komentar pada unggahan video Instagram Tommy Robinson (dengan akun GauciReports). Dalam video tersebut, Robinson menyuarakan penolakan terhadap imigrasi massal dan berencana untuk "membuat London lumpuh total". Osbourne secara gamblang membalas, "Sampai jumpa di pawai."
Manuver Politik dan Kontroversi Sharon Osbourne Lainnya
Keterlibatan Osbourne dalam isu sosial-politik sayap kanan di Inggris ini bukanlah hal yang sepenuhnya baru sejak ia kembali dari Amerika Serikat tahun lalu. Berikut adalah rekam jejak persinggungannya dengan isu politik belakangan ini:
| Isu / Peristiwa | Detail Keterlibatan Sharon Osbourne |
|---|---|
| Rencana Pencalonan Wali Kota Birmingham | Pada ajang Grammy Awards lalu, ia mengklaim serius mempertimbangkan untuk mencalonkan diri masuk ke dewan kota Birmingham. Hal ini dipicu oleh kemarahannya setelah mengetahui seseorang dengan riwayat hukuman terorisme (Shahid Butt) mencalonkan diri untuk kursi dewan. |
| Perseteruan dengan Grup Rap Kneecap | Osbourne mengecam keras protes anti-Israel yang dilakukan grup rap asal Irlandia, Kneecap, di festival Coachella. Ia menyebut mereka "menyedihkan", "tidak berpendidikan", dan "penuh kebencian". |
Di pihak lain, berbagai musisi menentang keras gerakan sayap kanan tersebut. Tim Booth dari band James merasa jijik lagu bandnya dipakai tanpa izin oleh Tommy Robinson, sementara Billy Bragg dan Fontaines D.C. secara vokal memimpin kampanye publik untuk menyadarkan bahaya dari meningkatnya ancaman sayap kanan di Inggris.



