Tragedi Jelang Lebaran: Dua Pemuda Brebes Ditemukan Meninggal Membusuk di Atap Masjid
Baca dalam 60 detik
- Penemuan Mengejutkan: Dua pemuda bernama Iwan dan Bambang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia membusuk di atap lantai tiga Masjid Miftahul Jannah, Brebes, pada Rabu sore.
- Hilang Sejak H-1: Keduanya telah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat, 20 Maret 2026, tepat sehari sebelum perayaan Idul Fitri. Sepeda motor korban pun masih terparkir di depan masjid.
- Kronologi Penemuan: Penemuan bermula dari kecurigaan marbot masjid yang mencium bau tidak sedap dan melihat belatung berjatuhan. Pihak berwenang menduga kedua korban meninggal akibat tersengat aliran listrik instalasi lampu di area kubah masjid.

Warga Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, digemparkan oleh penemuan dua jenazah pemuda di atap lantai tiga Masjid Miftahul Jannah pada Rabu sore (25/3/2026). Ironisnya, kedua korban telah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak sehari sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Sekretaris Desa Pengaradan, Dwi Andriyanto, mengonfirmasi bahwa kedua pemuda tersebut bernama Iwan dan Bambang yang merupakan warga setempat. Keduanya terakhir kali terlihat pada Jumat (20/3/2026) atau bertepatan dengan H-1 Lebaran. Keluarga yang cemas sempat membuat laporan orang hilang ke kepolisian, terlebih sepeda motor yang digunakan kedua pemuda itu masih terparkir rapi di halaman depan masjid selama berhari-hari.
- Waktu Hilang: Jumat, 20 Maret 2026 (H-1 Lebaran).
- Lokasi Penemuan: Area kubah di atap lantai tiga Masjid Miftahul Jannah.
- Kondisi Jenazah: Ditemukan pada 25 Maret 2026 dalam kondisi sudah membusuk.
- Dugaan Penyebab: Tersengat aliran listrik, mengingat banyaknya instalasi kabel di sekitar area atap masjid tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat Iwan mengajak Bambang untuk menemui kakak sepupunya, Marhadi. Saat itu, Marhadi sedang berada di atap masjid memperbaiki lampu kubah. Iwan bermaksud meminta pendampingan Marhadi untuk mengurus suatu masalah keluarga. Setelah Marhadi menyanggupi akan membantu seusai pekerjaannya selesai, Iwan dan Bambang berpamitan turun. Namun, sejak momen perpisahan di atap itulah keduanya tidak pernah terlihat lagi oleh keluarga maupun warga sekitar.
Misteri hilangnya kedua pemuda ini akhirnya terjawab lima hari kemudian. Seorang marbot masjid menaruh curiga setelah mencium bau yang sangat menyengat dan mendapati belatung berjatuhan dari arah langit-langit bangunan. Setelah ditelusuri ke bagian atap, sumber bau tersebut ternyata berasal dari jasad Iwan dan Bambang.
| Detail Kejadian | Keterangan |
|---|---|
| Identitas Korban | Iwan dan Bambang (Warga Desa Pengaradan) |
| Proses Evakuasi | Dilakukan Rabu malam menggunakan tali dari atap bangunan setinggi tiga lantai. |
| Status Penyelidikan | Polisi masih mendalami kepastian penyebab kematian (dugaan kuat tersetrum). |
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti kematian kedua pemuda tersebut. Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang terpaksa melewati momen Lebaran dengan penuh kecemasan sebelum akhirnya dihadapkan pada kenyataan pahit.



