Mobilitas Tinggi Lebaran 2026: KAI Angkut 2,82 Juta Penumpang Hingga H+3 Idul Fitri
Baca dalam 60 detik
- PT Kereta Api Indonesia melaporkan telah melayani sebanyak 2,82 juta penumpang selama periode libur Lebaran dari tanggal 11 hingga 23 Maret 2026.
- Tingkat keterisian kursi harian untuk kereta api jarak jauh tercatat terus meningkat hingga melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia karena adanya pola penggunaan kursi secara bergantian antar relasi.
- Hingga saat ini total tiket yang sudah ludes terjual mencapai 93,3 persen dari total persediaan, namun KAI menyatakan masih ada peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan tiket arus balik melalui jadwal atau rute alternatif.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan mobilitas masyarakat yang sangat signifikan selama periode angkutan Lebaran 1447 Hijriah, dengan total 2,82 juta pelanggan terlayani hanya dalam waktu 13 hari.
Melansir laporan ANTARA pada Selasa (24/3/2026), Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa selama periode 11 hingga 23 Maret 2026, KAI telah melayani 2.378.680 pelanggan KA Jarak Jauh dan 441.494 pelanggan KA Lokal di Pulau Jawa dan Sumatra. Angka okupansi harian bahkan menembus angka di atas 100%, yang dimungkinkan karena adanya pola perjalanan dinamis di mana satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu penumpang pada relasi yang berbeda.
Hingga 24 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, total tiket yang terjual telah mencapai 4.195.627 unit atau sekitar 93,3% dari total kapasitas yang disediakan hingga awal April mendatang. Beberapa rangkaian kereta dengan pemesanan tertinggi meliputi KA Airlangga, Joglosemarkerto, Sri Tanjung, hingga Jayakarta. KAI tetap mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan tiket arus balik untuk memanfaatkan layanan connecting train atau memilih tanggal perjalanan yang lebih fleksibel.
- Total Penumpang: 2,82 juta orang (11-23 Maret).
- Okupansi Tertinggi: Mencapai 154,1% pada puncak arus balik (23 Maret).
- Tiket Terjual: 93,3% dari total 4,49 juta kursi yang disediakan selama periode mudik dan balik.
Tingginya angka okupansi menunjukkan kepercayaan masyarakat pada transportasi kereta api sebagai moda utama mudik. Berikut adalah rincian data perjalanan yang dicatat oleh KAI:
| Kategori Layanan | Tiket Terjual | Persentase Okupansi |
|---|---|---|
| KA Jarak Jauh | 3,61 Juta | 101,2% |
| KA Lokal | 579 Ribu | 62,5% |



