Pemerataan Kesejahteraan: 43 Ribu KK Telah Menerima Manfaat Kartu Sumbawa Barat Maju
Baca dalam 60 detik
- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berhasil merealisasikan program Kartu Sumbawa Barat Maju kepada 43.000 Kepala Keluarga (KK), mencakup sebagian besar dari total 51.915 KK di wilayah tersebut.
- Program terintegrasi ini menyalurkan bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga modal UMKM, dan ditargetkan rampung terdistribusi 100% pada akhir April 2026.
- Langkah ini merupakan bagian dari persiapan strategis daerah untuk melepaskan ketergantungan pada sektor pertambangan Batu Hijau (yang izinnya berakhir di 2030) dengan memfokuskan pembangunan pada industri smelter, pariwisata, dan agribisnis.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat pencapaian signifikan dalam pemerataan kesejahteraan warganya. Tercatat lebih dari 43.000 Kepala Keluarga (KK) kini telah memegang dan merasakan manfaat dari program integrasi Kartu Sumbawa Barat Maju.
Melansir laporan dari ANTARA pada Minggu (22/3/2026), Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, mengungkapkan bahwa dari total sekitar 51.915 KK yang ada di wilayahnya, mayoritas telah menerima bantuan baik dalam bentuk tunai maupun nontunai. Pemerintah menargetkan distribusi kartu pelayanan dasar ini akan rampung dan dipegang oleh seluruh masyarakat pada akhir April 2026 mendatang agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal.
Lebih dari sekadar bantuan sosial, program ini merupakan bagian dari strategi kesiapan daerah menghadapi perubahan struktur ekonomi. Mengingat izin usaha pertambangan khusus Batu Hijau akan berakhir pada tahun 2030, Sumbawa Barat tengah bersiap memasuki fase baru sebagai daerah pengelola dengan keberadaan smelter industri. Untuk memperkuat kemandirian ekonomi, pemerintah juga mendorong diversifikasi melalui pariwisata kerakyatan, operasional Bandara Poto Tano, agribisnis peternakan sapi intensif di 12 lokasi, serta program mandiri benih padi seluas 100 hektare pada tahun ini.
- Optimalisasi Layanan: Target 100% kepemilikan Kartu Sumbawa Barat Maju bagi seluruh warganya pada akhir April 2026.
- Transisi Ekonomi 2030: Mengurangi ketergantungan pada tambang Batu Hijau dengan beralih ke industri pengolahan (smelter).
- Diversifikasi Sektor: Mendorong pariwisata, pembukaan bandara umum, serta kemandirian sektor pertanian dan peternakan lokal.
Penyaluran manfaat dari Kartu Sumbawa Barat Maju ini dibagi ke dalam beberapa sub-program yang menyentuh berbagai lapisan kebutuhan masyarakat. Berikut adalah rincian sebarannya:
| Sektor Bantuan (Kartu Maju) | Jumlah Penerima (Kepala Keluarga) |
|---|---|
| Sosial | 17.054 KK |
| Pendidikan | 12.325 KK |
| Tani Ternak | 11.904 KK |
| Kesehatan | 4.419 KK |
| Perikanan | 2.860 KK |
| UMKM | 925 KK |
| Perumahan | 646 KK |



